Harga Aspal Melonjak 20 Persen, Pemkab Ponorogo Bakal Pangkas Target Perbaikan Jalan

surabayapagi.com
Progres pengaspalan jalan. Pemerintah Kabupaten Ponorogo menghitung ulang anggaran dan target pekerjaan pasca kenaikan harga aspal.  SP/ PNG

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat fenomena kenaikan harga aspal hingga mencapai 20 persen, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur mulai menghitung ulang menghitung ulang rencana anggaran biaya (RAB) perbaikan jalan. Tentu, penyesuaian akan berdampak pada panjang ruas jalan yang dapat diperbaiki, bukan pada kualitas pekerjaan.

"Kenaikan harga aspal berapapun tetap berpengaruh signifikan terhadap capaian. Tidak mungkin kami mengurangi lebar jalan agar panjangnya tetap. Penyesuaian pasti ada, terutama pada capaian panjang," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Ponorogo, Jamus Kunto Purnomo, Senin (20/04/2026).

Baca juga: Tingkatkan Kenyamanan Pengguna, DPUPR Probolinggo Percepat Tambal Sulam Jalan

Sedangkan untuk proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), Pemkab Ponorogo akan melakukan koordinasi ulang dengan pemerintah pusat. "Kami harus konsultasikan lagi dengan tim DAK dari kementerian karena ini mempengaruhi target penanganan," kata Jamus.

Baca juga: Sambut Bulan Muharram, Pemkab Ponorogo Siapkan Gelaran ‘Mantu Geden’

Padahal, sebelumnya untuk pekerjaan perbaikan jalan di sejumlah kawasan Ponorogo direncanakan dimulai pada Mei 2026 dengan total anggaran sekitar Rp 103 juta. Fokus pekerjaan berupa overlay ulang jalan rusak di sejumlah titik. 

"Kalau penyesuaian harga ini nanti selesai, segera kami ajukan ke tim lelang. Bulan depan atau paling lambat akhir bulan, sudah mulai pekerjaan semua," ujarnya.

Baca juga: Lewat Program Jamula, Pemkab Lamongan Targetkan Tingkat Kemantapan Jalan 63,55 Persen

Perlu diketahui, untuk harga aspal curah dari Refinery Unit IV Cilacap naik dari Rp 9.400 menjadi Rp 11.565 per kilogram. Sementara aspal drum eks Gresik melonjak dari Rp 11.600 menjadi Rp 13.600 per kilogram. pn-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru