Gerbong Mutasi Ponorogo Bergolak! Belasan Pejabat Eselon II Mendadak Dipanggil BKN Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pejabat Pemkab Ponorogo saat mengikuti apel. (net) 
Pejabat Pemkab Ponorogo saat mengikuti apel. (net) 

i

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Peta birokrasi di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mendadak memanas. Sinyal perombakan besar-besaran alias mutasi jabatan di internal Pemkab Ponorogo kini semakin menguat.

Hal ini terbukti setelah belasan pejabat eselon II Pemkab Ponorogo secara mendadak dipanggil oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional II Jawa Timur pada,Senin (25/5/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sedikitnya ada 11 pejabat setingkat kepala dinas yang masa pensiunnya masih di atas dua tahun, dipanggil untuk menjalani profiling serta pemaparan kinerja secara maraton di hadapan tim BKN.

Para pejabat teras yang memenuhi panggilan BKN Jatim tersebut di antaranya:

 1. Joko Waskito (Sekretaris Dewan) Bambang Suhendro (Asisten  Pemerintahan)

 2. Dyah Ayu Puspitaningarti (Kepala Dinas Kesehatan)

 3. Ringga Dwi Heri Irawan (Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan  Usaha Mikro)

 4. Jamus Kunto (Kepala Dinas      Pekerjaan Umum Perumahan, dan Kawasan Permukiman)

 5. Judha Slamet Sarwo Edhie (Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga)

 6. Eko Edi Suprapto (Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran)

 7. Wahyudi (Kepala Dinas Perhubungan)

 9. Dewi Wuri Handayani (Asisten Administrasi Umum)

 10.Besse Tenrisampeang (Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan  Politik)

 11. Toni Sumarno (Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan  Desa)

Menariknya, dari total 12 pejabat eselon II yang masuk daftar panggil, terdapat satu pejabat yang memilih absen. Staf Ahli Bupati, Lilik Slamet Raharjo, diketahui menjadi satu-satunya pejabat yang memilih tidak mengikuti agenda penting di BKN Jatim tersebut dengan alasan tertentu.

 

"Hari ini ada 12 eselon II yang dipanggil BKN Jatim untuk profiling dan paparan kinerja. Yang tidak ikut cuma Pak Lilik Staf Ahli, kalau alasannya kurang jelas kenapa tidak ikut," ungkap salah seorang pejabat eselon II Pemkab Ponorogo yang meminta identitasnya dirahasiakan kepada media, Senin.

 

Usut punya usut, agenda profiling ini bukan sekadar formalitas biasa. Hasil dari penilaian BKN ini nantinya akan menjadi senjata utama dan dasar penilaian bagi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo Lisdyarita bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Agus Sugiarto. 

 

Hasil akhir profiling inilah yang menentukan apakah posisi para pejabat mentereng ini akan dipertahankan, atau justru terdepak dan digeser ke jabatan baru dalam mutasi PNS mendatang.

 

"Makanya kita diminta untuk memaparkan kinerja kita seperti apa di dinas ini. Kita juga diminta untuk mengisi minat dinas mana yang cocok dengan kemampuan kita begitupun sebaliknya," tambah sumber tersebut.

 

Di balik ketegangan menjelang mutasi ini, terungkap sebuah fakta mengejutkan. Banyak pejabat eselon II yang ternyata mengikuti asesmen ini dengan setengah hati.

 

Di tengah kondisi internal Pemkab Ponorogo yang dinilai sedang tidak menentu pasca OTT KPK, konstelasi keinginan para pejabat justru bergeser. Jabatan "basah" yang biasanya diincar, kini kalah pamor. Posisi primadona yang paling diburu para pejabat saat ini justru adalah Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) serta Staf Ahli Bupati.

"Ya melihat kondisi saat ini. Teman-teman banyak yang ingin di Dinas Perpustakaan dan Staf Ahli," pungkas pejabat tersebut membeberkan kondisi psikologis rekan-rekannya.

Hingga berita ini diturunkan, dinamisasi internal Pemkab Ponorogo menjelang mutasi massal ini masih terus bergulir dan menjadi sorotan hangat publik. roh

Berita Terbaru

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Perekonomian Jawa Timur membuka tahun 2026 dengan kinerja impresif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi…

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Puluhan seniman dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar aksi melukis langsung (on the spot) bertema pusaka Nusantara dalam k…

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Turnamen Domino Piala Wali Kota Surabaya 2026 menjadi panggung kompetitif bagi olahraga pikiran yang tengah berkembang di Indonesia.…

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui k…

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…