Tragedi Maut Tabrakan KA di Bekasi, Dua Perjalanan Kereta Surabaya-Jakarta Dibatalkan

surabayapagi.com
Kondisi gerbong KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur. SP/ SBY

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kecelakaan yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, memicu KAI Daop 8 Surabaya membatalkan tiga perjalanan kereta api jarak jauh hari ini. Kebijakan pembatalan ditempuh perseroan sebagai bagian dari upaya mendukung seluruh rangkaian proses penanganan di lokasi kejadian serta untuk memastikan keselamatan perjalanan. 

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas pembatalan perjalanan kereta api pada 28 April 2026. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan aspek keselamatan dan keamanan perjalanan," jelas Mahendro Trang Bawono, Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Selasa (28/04/2026).

Baca juga: Akibat Insiden Viral! Benturan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek, 2 KJJ Dibatalkan

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan tiga perjalanan KA jarak jauh yang dibatalkan, yakni KA Gumarang relasi Surabaya Pasarturi – Pasarsenen, KA Jayabaya relasi Malang – Pasarsenen, KA Argo Anjasmoro relasi Surabaya Pasarturi – Gambir. 

"KAI memahami bahwa pembatalan perjalanan ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi pelanggan. Namun demikian, langkah tersebut diambil sebagai wujud komitmen perusahaan dalam mengutamakan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api, sekaligus mendukung kelancaran proses penanganan di lokasi kejadian," ujarnya. 

Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, KAI memastikan pengembalian bea tiket secara penuh (100%) di luar bea pesan. Dan sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dipastikan seluruhnya dalam keadaan selamat. Pihaknya juga memastikan seluruh korban dalam insiden tabrakan kereta Bekasi mendapatkan penanganan maksimal, dimana seluruh biaya pengobatan bagi korban luka serta biaya pemakaman bagi korban meninggal dunia ditanggung sepenuhnya oleh asuransi dan KAI.

Pihaknya juga berjanji memberikan dukungan penuh kepada para korban dan keluarga yang terdampak, termasuk memastikan proses penanganan berjalan dengan cepat, tepat, dan terkoordinasi dengan seluruh pihak terkait. Sementara itu, untuk penanganan terhadap korban dilakukan di beberapa fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat. sb-05/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru