Gegara Monopoli Pasokan Bahan Pangan, 18 SPPG Tulungagung Ditutup Sementara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Koordinator Wilayah BGN Tulungagung, Sebrina Mahardika. SP/ TLG
Koordinator Wilayah BGN Tulungagung, Sebrina Mahardika. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Akibat berbagai persoalan, salah satunya terkait monopoli pasokan bahan pangan mengakibatkan sebanyak belasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Tulungagung ditutup sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Diketahui, saat ini jumlah SPPG yang ditutup mencapai 18 titik dari total 129 dapur. 

"Jadi ada yang kena suspend massal, ada yang KLB (Kejadian Luar Biasa), ada yang terkait dengan resign-nya staf BGN yang ada di SPPG. Jadi penyebabnya banyak, apalagi di 2026 ini kan kita memang sudah fokus kepada kualitas ya," jelas Koordinator Wilayah BGN Tulungagung, Sebrina Mahardika, Rabu (10/06/2026).

Lebih lanjut, Sabrina menambahkan suspensi 18 SPPG tersebut tidak berdampak terhadap penerima manfaat, sebab alokasi Makan Bergizi Gratis (MBG) dialihkan ke SPPG lain yang masih aktif. Sedangkan terkait penghentian pendirian SPPG baru, juga mulai diterapkan di Tulungagung. Namun, untuk pembangunan beberapa SPPG yang telah mendapatkan izin dari BGN sebelum moratorium bisa terus dilanjutkan.

"Saat ini jumlah penerima manfaat MBG di Tulungagung sudah mencapai 200 ribu jiwa," jelasnya.

Sementara itu, terkait persoalan sarana dan prasarana yang paling banyak terkait Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Tidak hanya itu beberapa dapur SPPG juga ditutup akibat adanya monopoli pemasok bahan pangan. Sedangkan penutupan dapur SPPG tersebut bisa buka kembali setelah memenuhi persyaratan yang ditetapkan BGN. 

Nantinya SPPG tersebut akan diverifikasi ulang oleh BGN apakah telah sesuai standar yang ditetapkan, jika belum maka suspensi akan diperpanjang. "Jadi lambat atau pendeknya atau selama atau sebentar itu tergantung dari kebijakan BGN. Dalam arti mereka sudah di-ACC untuk melakukan pembangunan seperti itu. Tapi kalau untuk yang setelah moratorium ketika mau mendaftar ya otomatis tidak diperkenankan," imbuhnya. tl-02/dsy

Berita Terbaru

PLN UID Jawa Timur Ajak Masyarakat Manfaatkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen

PLN UID Jawa Timur Ajak Masyarakat Manfaatkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen

Rabu, 22 Jul 2026 19:05 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 19:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur mengajak masyarakat …

Jawab Kebutuhan Hunian Fungsional, Signify Perkenalkan Philips Lighting Store di Surabaya

Jawab Kebutuhan Hunian Fungsional, Signify Perkenalkan Philips Lighting Store di Surabaya

Rabu, 22 Jul 2026 18:27 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 18:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Perubahan preferensi masyarakat terhadap hunian yang lebih modern, personal, dan fungsional mendorong kebutuhan akan solusi p…

Majukan Koperasi, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Terima Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jatim 2026

Majukan Koperasi, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Terima Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jatim 2026

Rabu, 22 Jul 2026 18:18 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 18:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menerima penghargaan sebagai pembina koperasi andalan Jawa Timur 2026.…

Bupati Lamongan Silaturahmi dan Beri Santunan kepada Keluarga Korban KMN Entok

Bupati Lamongan Silaturahmi dan Beri Santunan kepada Keluarga Korban KMN Entok

Rabu, 22 Jul 2026 18:14 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 18:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi silaturahmi dan berikan dukungan secara langsung kepada keluarga anak buah kapal (ABK) Kapal Motor…

Kampung Kerapu Lamongan Terapkan Modernisasi Perikanan

Kampung Kerapu Lamongan Terapkan Modernisasi Perikanan

Rabu, 22 Jul 2026 18:13 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 18:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan terus mendorong modernisasi sektor perikanan budidaya guna meningkatkan produktivitas dan…

Bupati Madiun Pasar Desa Harus Jadi Penggerak Ekonomi dan Sumber PAD  ‎

Bupati Madiun Pasar Desa Harus Jadi Penggerak Ekonomi dan Sumber PAD ‎

Rabu, 22 Jul 2026 16:18 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:18 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan pasar desa harus terus dikembangkan karena menjadi pusat perputaran ekonomi masyarakat sek…