SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam rangka mengantisipasi kemacetan saat berlangsungnya sejumlah momen libur panjang, yakni Kenaikan Isa Almasih, Idul Adha dan Hari Raya Waisak, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur meningkatkan pemantauan lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang berpotensi padat lalu lintas. Dan dari hasil pemetaan, titik rawan macet terletak di Jalan Ahmad Yani, Jalan Borobudur, Jalan Basuki Rahmat dan Jalan Merdeka.
"Mengenai upaya ekstra sudah disusun, kami menggunakan teknologi dan aplikasi yang mampu memberikan laporan secara real time," ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Widjaja Saleh Putra, Selasa (12/05/2026).
Baca juga: Dikeluhkan Masyarakat, Pemkot Malang Percepat Langkah Strategis Penanganan Masalah Sampah
Dan dari hasil pemetaan itu diketahui bahwa Jalan Ahmad Yani dikatakan sebagai titik rawan macet karena menjadi jalur penghubung yang dilintasi kendaraan dari arah Gerabang Tol Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Lalu, untuk Jalan Borobudur merupakan salah satu kawasan yang memiliki banyak keberadaan kafe dan menghubungkan ke arah Jalan Sukarno-Hatta menuju Kota Batu.
Baca juga: Kawasan Jalan Zaenal Zakse Lebih Lenggang Pasca Penertiban Pasar Kebalen Kota Malang
Sedangkan, sepanjang Jalan Basuki Rahmat menjadi kawasan destinasi pariwisata. Di lokasi itu juga berjajar kafe, restoran, dan kawasan wisata Kayutangan Heritage. Kemudian, Jalan Merdeka terdapat Alun-Alun Merdeka yang kerap kali menjadi jujukan wisatawan maupun masyarakat lokal beraktivitas menghabiskan waktu liburan.
Lebih lanjut, pemaksimalan perangkat digital untuk menyiasati keterbatasan jumlah personel dalam mengurai kemacetan dalam satu waktu yang sama. Sedangkan, untuk penerapan mekanisme rekayasa lalu lintas Dishub setempat perlu mengkomunikasikannya dengan Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota. "Kalau di titik-titik itu muncul kemacetan kami bisa langsung mengirimkan petugas kesana untuk melakukan penanganan. Karena itu memang membutuhkan ketentuan tersendiri sehingga perlu dikoordinasikan," ucap dia.
Baca juga: Targetkan Zero AKI, AKB, dan Stunting: Pemkot Malang Fokus Canangkan Gerak Penting
Sedangkan, untuk jalan nasional yang menghubungkan Kota Malang dengan Kabupaten Malang diperkirakan oleh Dishub Kota Malang tak akan sepadat momen libur seperti biasanya. Prediksi itu dikarenakan tiga rangkaian libur panjang akhir pekan berbarengan dengan musim haji. "Tetapi kami tetap melakukan antisipasi terhadap potensi anomali, artinya kondisi yang semula diprediksi tidak macet bisa tiba-tiba terjadi kemacetan," tuturnya. ml-03/dsy
Editor : Redaksi