SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dalam rangka mendukung swasembada tebu nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung berkomitmen berupaya membangun kerja sama dengan pabrik gula yang ada di Tulungagung ini agar produksi tebu di Tulungagung terus meningkat melalui program perluasan lahan tanam tebu.
Langkah tersebut disinergikan dengan industri gula untuk meningkatkan produksi tebu di daerah. Meski demikian, pemkab memastikan pengembangan komoditas tersebut tidak akan mengganggu produksi tanaman pangan lain yang selama ini sudah berjalan. Pasalnya, komoditas tebu dan gula menjadi salah satu sektor yang ikut menopang ketahanan pangan.
Baca juga: Jadi Akses Utama Warga, Pemkab Tulungagung Percepat Penanganan Jalan Lingkar Waduk Wonorejo
“Jadi, tebu atau gula ini juga termasuk ketahanan pangan. Antara pemerintah dengan pabrik gula bisa bekerja sama dan bersinergi untuk meningkatkan produksi tebu. Dengan menambah produksi tebu, tapi tidak mengurangi produksi pangan yang lain,” ujarnya Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, Senin (18/05/2026).
Baca juga: Masa Panen dan Giling, DKPP: Produksi Tebu di Lamongan Capai 68.874 Ton
Dia menjelaskan, program perluasan areal tanam tebu tersebut merupakan bagian dari program dari Kementerian Pertanian. Program itu diarahkan untuk mendukung peningkatan produksi gula nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan.
Baca juga: Jaga Ketahanan Pangan Daerah, Pemkab Tulungagung Antisipasi Fluktuasi Harga Akibat Perubahan Iklim
Dan untuk Kabupaten Tulungagung sendiri, target perluasan lahan tebu yang disiapkan mencapai sekitar 3 ribu hektare. Dengan tambahan luasan tersebut, diharapkan produksi tebu daerah meningkat dan mampu menopang kebutuhan industri gula nasional. “Tentu kita buka lahan untuk tanam tebu, perluasan-perluasan lahan tebu. ini program dari Kementerian Pertanian,” katanya. tl-01/dsy
Editor : Redaksi