SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti progres perbaikan jembatan di sejumlah rute alternatif penghubung dua kabupaten, yakni akses jalan nasional Tulungagung - Trenggalek, agar akses mobilitas aman dan nyaman, maka akses utama di dua jalur penghubung tersebut kini ditutup total selama 7 bulan lamanya.
Penutupan akses utama Tulungagung-Trenggalek tersebut berdasarkan karena Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional akan melakukan perbaikan Jembatan Gondang I Tulungagung. Dimana, nantinya Jembatan Gondang I Tulungagung akan dilakukan penggantian struktur jembatan secara keseluruhan. Sehingga akses jalan harus disterilkan untuk kelancaran perbaikan Jembatan Gondang I Tulungagung.
"Karena perbaikan jembatan dilakukan secara total, maka akses jalan nasional Tulungagung - Trenggalek akan ditutup total," ujar KBO Satlantas Polres Tulungagung, Iptu Zainudin, Senin (18/05/2026).
Sementara itu, terkait penutupan jalan nasional Tulungagung - Trenggalak akan dimulai pada 25 Mei hingga 30 November 2026. Setelah itu ada masa sterilisasi jembatan sampai tanggal 11 Desember 2026. Pihaknya akan segera melakukan rapat koordinasi untuk membahas persiapan jalur alternatif.
"Kami akan melakukan rapat koordinasi dengan pemangku wilayah Tulungagung dan Trenggalek untuk membahas rekayasa lalu lintas," terangnya.
Lebih lanjut, Zainudin menjelaskan, rencananya untuk kendaraan roda enam dari arah Trenggalek akan dialihkan dari simpang tiga Durenan ke arah selatan menuju Pasar Bandung. Selanjutnya, kendaraan dapat melewati jalur Pakel, Campurdarat, Boyolangu hingga simpang empat Tamanan. Sedangkan kendaraan roda enam dari Kediri dan Blitar akan diarahkan dari Jembatan Ngujang ke selatan sampai simpang empat Jepun.
Setelah itu ke arah barat menuju simpang empat Tamanan dan menuju ke arah selatan hingga simpang empat Durenan. Dan untuk kendaraan kendaraan roda empat dan roda dua disediakan jalur alternatif. Kendaraan akan diarahkan menuju simpang tiga Kalangbret ke selatan menuju ke Trenggalek. tl-02/dsy
Editor : Redaksi