SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Baru-baru ini media sosial (medsos) dihebohkan dengan berdirinya bangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDMP) di kawasan Tumenggungan Baru, Lamongan lantaran lokasinya yang berdiri tepat di dekat area pemakaman umum (TPU). Bahkan, tak sedikit yang menyebut suasana di lokasi terlihat angker dan menyeramkan, terutama saat malam hari.
Meski demikian, anggapan tersebut justru berbeda dengan kenyataan di lapangan. Warga sekitar hingga juru kunci makam mengaku senang dengan keberadaan koperasi itu karena membuat kawasan yang dulu dianggap sepi kini menjadi lebih hidup. Warga sekitar sebenarnya tidak pernah menganggap lokasi makam itu menyeramkan dan justru senang adanya pembangunan dekat makam tersebut.
Baca juga: Peringati Hari Jadi ke-108, Pemkot Madiun Suguhkan 29 Rangkaian Agenda
Samsuri, juru kunci Makam Tumenggungan yang sudah hampir sembilan tahun menjaga area tersebut mengungkap jika, sejak adanya pembangunan koperasi, aktivitas masyarakat di sekitar makam menjadi semakin ramai. Bahkan area tersebut kini sering menjadi tempat bermain anak-anak saat malam hari.
"Tanggapan saya ya biasa-biasa aja. Kalau malam itu ya kelihatannya terang. Bagi orang lain itu kelihatannya seram, tapi orang sini itu biasa. Malah kalau malam itu buat mainan anak-anak kecil," ujar Samsuri, Kamis (21/05/2026).
Baca juga: Setelah Resmi Beroperasi, KDKMP Kini Menjadi Pilihan Warga Lamongan Berbelanja Penuhi Kebutuhan
Pasalnya, tak hanya mengubah suasana kawasan makam menjadi lebih terang dan ramai, keberadaan KDMP juga mulai memunculkan harapan baru bagi perekonomian warga sekitar. Di samping area makam, warga kini mengembangkan budidaya melon yang nantinya direncanakan menjadi salah satu komoditas yang dipasok ke koperasi.
Dampak positif juga dirasakan pelaku UMKM di sekitar lokasi. Heni, pemilik warung makanan dan minuman yang berada tepat di sebelah bangunan koperasi, mengaku tidak khawatir usahanya tersaingi. Menurutnya, kehadiran koperasi justru mempermudah dirinya mendapatkan bahan baku dengan harga lebih murah dan efisien.
Baca juga: Omzet Pengrajin Besek Bambu Magetan Banjir Orderan Hingga Luar Daerah Jelang Idul Adha 2026
Ia berharap koperasi tersebut tak hanya menjadi pusat perputaran ekonomi baru, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar. "Mungkin kalau ada lowongan, bisa aja dari warga sini yang bekerja di situ," pungkasnya. lm-01/dsy
Editor : Redaksi