Cegah Kanker Serviks, Pemkot Mojokerto Libatkan Organisasi Wanita dalam Gerakan Skrining IVA

Reporter : Dwi Agus Susanti
Wali Kota Mojokerto Ajak Organisasi Perempuan Perkuat Deteksi Dini Kanker Leher Rahim. SP/ DWI

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto menggandeng berbagai organisasi Perempuan di Kota Mojokerto untuk memperkuat upaya deteksi dini kanker leher rahim sebagai langkah pencegahan dan penyelamatan nyawa perempuan. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, saat membuka Rapat Koordinasi dalam Rangka Deteksi Dini Kanker Leher Rahim di Lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto yang berlangsung di Pendapa Sabha Mandala Tama, Balai Kota Mojokerto pada Rabu, (3/6). 

"Kami membutuhkan bantuan panjenengan semua untuk menyampaikan kepada seluruh anggota organisasi perempuan agar mau melakukan pemeriksaan IVA. Semua layanan ini gratis, tinggal datang ke puskesmas terdekat," tuturnya.

Baca juga: Dari Pelatihan hingga Modal Usaha, Anggaran DBHCHT Jadi Instrumen Pengentasan Pengangguran di Kota Mojokerto

Menurut Ning Ita, sapaan akrab wali kota deteksi dini menjadi langkah penting untuk menekan angka kematian akibat kanker leher rahim yang hingga kini masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan. Melalui pemeriksaan IVA, potensi kanker dapat diketahui lebih awal sehingga penanganan dapat segera dilakukan.

"Kita diberi tugas untuk mendeteksi sedini mungkin agar tidak banyak perempuan yang meninggal karena kanker leher rahim. Kalau dari pemeriksaan IVA diketahui ada indikasi positif, maka bisa segera dilakukan upaya pengobatan," jelasnya.

Lebih jauh menyoroti masih banyak perempuan yang enggan melakukan pemeriksaan kesehatan sehingga baru mengetahui penyakitnya ketika sudah memasuki stadium lanjut. 

Baca juga: Ukur Ulang Batas Lahan TPA Randegan, BPN Pastikan Tidak Ada Penyerobotan Lahan

"Rata-rata yang tidak mau melakukan pemeriksaan sejak dini, tahu-tahu datang ke dokter sudah stadium empat. Kalau sudah stadium empat sangat sulit diobati. Karena itu, deteksi dini menjadi sangat penting untuk menyelamatkan nyawa," imbuhnya.

Ning Ita menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Mojokerto terus meningkatkan cakupan skrining IVA setiap tahun. Pada tahun 2024, skrining IVA telah menjangkau 6.298 perempuan di Kota Mojokerto. Jumlah tersebut meningkat menjadi 8.718 perempuan pada tahun 2025. Sementara hingga akhir Mei 2026, tercatat sebanyak 4.228 perempuan telah menjalani pemeriksaan IVA.

"Melihat capaian tersebut, saya berharap dengan bantuan para pimpinan dan pengurus organisasi wanita yang hadir hari ini, jumlah perempuan yang melakukan skrining IVA pada tahun 2026 bisa melampaui capaian tahun 2025," harapnya.

Baca juga: Percepat Eliminasi TB, Pemkot Mojokerto Manfaatkan Portable X-Ray untuk Skrining hingga Kelurahan

Ning Ita juga secara khusus meminta dukungan seluruh organisasi perempuan, untuk terus menyebarluaskan informasi mengenai pentingnya deteksi dini kanker leher rahim.

"Mari kita jaga bersama sesama perempuan. Kita ikhtiarkan bersama-sama agar semakin banyak perempuan yang terselamatkan dari bahaya kanker leher rahim. Terima kasih atas kerja sama dan komitmen Ibu-ibu semuanya," pungkasnya. dwi

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru