Perombakan Kabinet Besar-besaran oleh Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah

Anak Istri Kedua yang Sudah Dicerai ,Jadi Menlu Brunei

surabayapagi.com


SURABAYAPAGI..COM: Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah secara resmi mengumumkan perombakan atau reshuffle kabinet besar-besaran di negaranya.
Langkah strategis ini dinilai luas sebagai upaya mempersiapkan generasi pemimpin masa depan untuk memegang kendali di kerajaan yang kaya akan minyak dan gas tersebut.
Salah satu hal yang menjadi sorotan dalam perombakan kali ini adalah penunjukan salah satu putranya, Pangeran Abdul Mateen, sebagai Menteri Luar Negeri Brunei Darussalam yang baru. Meskipun berada di posisi bawah dalam garis suksesi takhta sebagai anak kesepuluh dan putra keempat sultan, daya tarik Pangeran Abdul Mateen dinilai mampu memberikan wajah modern bagi keluarga kesultanan.
Perombakan kabinet besar-besaran yang diumumkan pada Sabtu (7/6/2026). Penunjukan tersebut menjadi salah satu perubahan paling menonjol dalam reshuffle pertama pemerintahan Brunei sejak 2022.
Pangeran Abdul Mateen, anggota keluarga kerajaan yang dikenal luas di media sosial dan kerap menjadi sorotan publik internasional, mengambil alih posisi menteri luar negeri yang sebelumnya dipegang langsung oleh Sultan Hassanal Bolkiah, dikutip dari laman NST, Minggu (7/6).
Perombakan kabinet ini dinilai sebagai sinyal regenerasi kepemimpinan di kesultanan kaya minyak tersebut, di tengah spekulasi mengenai proses suksesi kerajaan. Selain Mateen, Sultan juga menunjuk putra keduanya, Pangeran Abdul Malik, sebagai Menteri di Kantor Perdana Menteri, jabatan kabinet pertamanya.
Dalam pidato yang disiarkan televisi nasional, Sultan Hassanal menegaskan dirinya tetap akan memegang sejumlah posisi strategis, yakni sebagai perdana menteri, menteri pertahanan, dan menteri keuangan.
Sementara itu, pewaris takhta Brunei, Al-Muhtadee Billah, tetap menjabat sebagai Menteri Senior di Kantor Perdana Menteri.
Penunjukan Abdul Mateen sebagai menteri luar negeri menarik perhatian karena menempatkan salah satu figur kerajaan paling populer di garis depan diplomasi Brunei.
Sultan Bolkiah, seperti dilansir AFP dan Reuters, Sabtu (6/6/2026), mengumumkan perombakan kabinet besar-besaran pada Kamis (4/6) waktu setempat, menciptakan portofolio kunci yang baru dan menunjuk dua putranya sebagai menteri.
Perombakan kabinet ini merupakan yang pertama sejak tahun 2022, dan terjadi ketika Brunei sedang menghadapi tekanan dari krisis energi global yang dipicu oleh perang antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran
Dalam siaran televisi, Sultan Bolkiah mengatakan bahwa dirinya akan terus memegang peran kunci sebagai Perdana Menteri (PM), Menteri Pertahanan, dan Menteri Keuangan Brunei.
Ibu Pangeran Abdul Mateen adalah mantan istri kedua Sultan Hassanal Bolkiah, yaitu Puan Mariam binti Abdul Aziz. Keduanya menikah pada tahun 1981 dan resmi bercerai pada tahun 2003.
Mariam binti Abdul Aziz adalah mantan pramugari maskapai penerbangan nasional Royal Brunei Airlines. Dari pernikahannya dengan Sultan Hassanal Bolkiah, ia dikaruniai empat orang anak, termasuk Pangeran Abdul Mateen.
Setelah perceraian mereka pada tahun 2003, gelar kerajaannya dicabut, dan ia pernah diberitakan tinggal di Istana Nurul Izzah di Kampong Jerudong. n afp, rtr, rmc

 

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru