Gegara Hama Ulat Hitam, Petani Bawang Merah di Nganjuk Alami Gagal Panen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah seorang petani sedang menyemprot bawang merah miliknya. SP/ NGJ
Ilustrasi. Salah seorang petani sedang menyemprot bawang merah miliknya. SP/ NGJ

i

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Diserang hama ulat hitam, sejumlah petani di wilayah Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk bawang merah mengalami gagal panen. Tanaman bawang merah di sejumlah sawah terlihat layu bahkan mengering. Tampak para petani mencoba memberikan pestisida agar hama ulat tidak semakin meluas.

Salah satunya dialami Siswanto. Dia mengaku tanaman bawang merah yang ditanamnya terserang hama ulat hitam sejak berumur 12 hari. Tanaman bawang merah di daerahnya baru kali ini terserang hama ulat hitam. Dan untuk mengantisipasi tanaman di lahan lainnya agar tidak terserang, mereka harus membeli pestisida dengan harga yang mahal.

"Kena ulat grayap. Ulat hitam ituloh. Terkena ada yang umur 15 hari, ada yang 20 hari sudah habis. Ya dikasih obat (pestisida). Satu botol saja Rp 360 ribu. Itu belum apa-apa itu. Satu saja kurang," ungkap Siswanto, Senin (27/07/2026).

Oleh karenanya, pihaknya berharap pemerintah daerah setempat melalui dinas pertanian bisa memberikan solusi kepada petani, berupa pestisida yang lebih manjur. Agar ulat hitam yang menyerang bisa teratasi. "Kali ini dipastikan kami gagal panen," tegasnya.

Fenomena gagal panen tersebut, tentunya membuat para petani resah yaitu turunnya harga bawang merah. Menurut Siswanto, harga turun drastis di angka belasan ribu per kilogram. "Harganya turun. Kadang Rp 12 ribu. Kadang ya Rp 13 ribu," jelasnya. ng-01/dsy

Berita Terbaru

Portal Jembatan Koncer Bondowoso Dipasang Lagi, Truk Besar Tak Boleh Lewat

Portal Jembatan Koncer Bondowoso Dipasang Lagi, Truk Besar Tak Boleh Lewat

Senin, 28 Sep 2026 12:15 WIB

Senin, 28 Sep 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Menindaklanjuti setelah badan jalan jembatan kembali mengalami kerusakan, kini Petugas gabungan juga bakal memasang kembali…

Bernilai Historis Kuat, Naskah Kuno Babad Besuki Situbondo Masuk IKON 2026

Bernilai Historis Kuat, Naskah Kuno Babad Besuki Situbondo Masuk IKON 2026

Senin, 28 Sep 2026 11:41 WIB

Senin, 28 Sep 2026 11:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) menetapkan naskah kuno Babad Besuki sebagai Ingatan Kolektif Nasional…

Biaya Produksi Naik, Petani Bojonegoro Keluhkan Harga Tembakau Justru Anjlok 

Biaya Produksi Naik, Petani Bojonegoro Keluhkan Harga Tembakau Justru Anjlok 

Senin, 28 Sep 2026 11:33 WIB

Senin, 28 Sep 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Sejak beberapa pekan ini, sejumlah petani di Kabupaten Bojonegoro mengeluhkan harga tembakau mengalami penurunan yang dinilai…

Inovasi Petrokimia Gresik Tembus Forum PBB, Bawa Isu Petani dan Talenta Hijau ke New York

Inovasi Petrokimia Gresik Tembus Forum PBB, Bawa Isu Petani dan Talenta Hijau ke New York

Senin, 28 Sep 2026 11:00 WIB

Senin, 28 Sep 2026 11:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Inovasi industri yang dikembangkan untuk menjawab persoalan petani membawa &nama PT Petrokimia Gresik ke panggung internasional. P…

Cegah Penyalahgunaan Narkoba Generasi Muda, Pemkab Situbondo Luncurkan ‘Kakak Peka’

Cegah Penyalahgunaan Narkoba Generasi Muda, Pemkab Situbondo Luncurkan ‘Kakak Peka’

Senin, 28 Sep 2026 10:29 WIB

Senin, 28 Sep 2026 10:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang atau narkoba yang khususnya bagi para pemuda dan pelajar…

Temui Tiga Tokoh Palestina di Surabaya, Gubernur Khofifah Bahas Penguatan Kerja Sama Produktif

Temui Tiga Tokoh Palestina di Surabaya, Gubernur Khofifah Bahas Penguatan Kerja Sama Produktif

Senin, 28 Sep 2026 09:25 WIB

Senin, 28 Sep 2026 09:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima tiga tokoh Palestina dalam pertemuan di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, M…