SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sebagai langkah strategi menjaga keberlanjutan pelayanan publik dan program pembangunan di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi dan meningkatnya biaya operasional pemerintahan, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur, tengah berkomitmen memperkuat langkah efisiensi belanja operasional.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati mengungkap jika efisiensi yang dilakukan pemerintah daerah bukan bertujuan mengurangi pelayanan, melainkan mengoptimalkan penggunaan anggaran agar lebih fokus pada program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Baca juga: Per Desember 2026, Bupati Lumajang Janji 2.791 Rumah Siap Teraliri Air Bersih
"Kebijakan tersebut ditempuh untuk memastikan kualitas layanan kepada masyarakat tetap terjaga meskipun daerah menghadapi tantangan fiskal yang semakin dinamis," ujarnya, Kamis (11/06/2026).
Baca juga: Pergantian Kepala BGN Baru, Bupati Lumajang Harap Semakin Perkuat Kualitas Program MBG
Lebih lanjut, meningkatnya biaya operasional, termasuk akibat kenaikan harga BBM nonsubsidi, menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola keuangan yang lebih efektif, adaptif, dan bertanggung jawab. Dan sebagai bagian dari langkah efisiensi, Pemkab Lumajang melakukan berbagai penyesuaian terhadap belanja operasional, termasuk pengaturan mobilitas kedinasan dan pelaksanaan perjalanan dinas yang lebih selektif berdasarkan tingkat urgensi serta kepentingannya bagi daerah.
"Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ruang fiskal daerah agar tetap mampu mendukung program-program prioritas yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari pelayanan dasar, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia," katanya.
Baca juga: Redam Hoaks di Medsos, Pemkab Lumajang Komitmen Benahi Komunikasi Publik
Indah menilai bahwa pengelolaan keuangan daerah saat ini tidak hanya dituntut memenuhi aspek administratif, tetapi juga harus mampu menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat. Dan melalui tata kelola anggaran yang adaptif dan berorientasi pada hasil, Pemkab Lumajang berkomitmen menjaga kualitas pelayanan publik sekaligus memastikan bahwa berbagai tantangan fiskal tidak menghambat upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat. lj-01/dsy
Editor : Redaksi