Di Tengah Rehabilitasi Pasar Klojen, Pemkab Lumajang: Pedagang tak Perlu Direlokasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aktivitas jual beli di Pasar Klojen, Kabupaten Lumajang. SP/ LMJ
Aktivitas jual beli di Pasar Klojen, Kabupaten Lumajang. SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti progres rehabilitasi sejumlah fasilitas pasar, salah satunya di Pasar Klojen, Kabupaten Lumajang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat menegaskan jika perbaikan diprioritaskan pada fasilitas yang dinilai berpengaruh terhadap kenyamanan dan aktivitas transaksi.

Perbaikan pasar dengan menelan anggaran sekitar Rp288,9 juta tersebut diprioritaskan untuk memperbaiki atap, drainase, dan jalan tanpa merelokasi pedagang. Dan salah satu pekerjaan utama adalah rehabilitasi sekitar 40 meter atap di sisi selatan Pasar Klojen. Selain itu, untuk pemeliharaan difokuskan pada bagian pasar yang paling membutuhkan penanganan.

“Pemeliharaan pasar itu, lokasi yang mengganggu transaksi dan kenyamanan, menjadi prioritas,” ujar Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kabupaten Lumajang, Muhammad Rida, Selasa (11/08/2026).

Sementara itu, terkait pengerjaan rehabilitasi Pasar Klojen telah direncanakan pada tahun sebelumnya. Namun, keterbatasan anggaran membuat pekerjaan baru dapat direalisasikan pada 2026 melalui mekanisme pengadaan langsung (PL). Rida mengatakan pelaksana pekerjaan tetap harus memenuhi kriteria dan persyaratan yang ditetapkan.

“Minimal secara kriteria memenuhi syarat. Yang penting tiga pekerjaan tersebut dapat menyelesaikan masalah masyarakat, khususnya pedagang pasar,” jelasnya.

Pemkab Lumajang memastikan rehabilitasi tidak sampai membuat pedagang harus berpindah dari Pasar Klojen. Area pekerjaan hanya mencakup sebagian kawasan sehingga aktivitas perdagangan masih dapat berjalan. Pengaturan tersebut dilakukan agar proses rehabilitasi tetap berjalan tanpa menghentikan kegiatan ekonomi di dalam pasar.

Rehabilitasi Pasar Klojen menjadi bagian dari upaya Pemkab Lumajang menjaga fungsi pasar tradisional sebagai salah satu ruang ekonomi masyarakat. Sehingga, Ddengan memprioritaskan bagian yang mengganggu transaksi dan kenyamanan, pembenahan diharapkan dapat meningkatkan kualitas fasilitas Pasar Klojen tanpa menghentikan aktivitas usaha para pedagang. lj-02/dsy

Berita Terbaru

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…