Lanjutkan WFH setiap Jumat, Pemkab Lumajang Mampu Hemat Kas Hingga Rp464 Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Lumajang, Indah Amperawati. SP/ LMJ
Bupati Lumajang, Indah Amperawati. SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dengan efisiensi penerapan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap Jumat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mampu menghemat belanja operasional Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang rata-rata sekitar Rp464 juta per bulan tanpa ditemukan penurunan kinerja aparatur.

Sehingga, kebijakan WFH akan dilanjutkan hingga September 2026. Adanya kelanjutan WFH setiap Jumat juga merupakan tindak lanjut arahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kebijakan tersebut diterapkan secara selektif pada perangkat daerah yang menjalankan fungsi administrasi perkantoran. "Kita akan melanjutkan kebijakan WFH setiap Jumat. Selain karena arahan Kemendagri, kebijakan ini juga memberikan efisiensi anggaran yang cukup signifikan," ujar Bupati Lumajang, Indah Amperawati, Selasa (11/08/2026).

Menurut Indah, penerapan WFH selama ini mampu menekan sejumlah komponen belanja operasional pemerintah daerah. Penghematan berasal dari berkurangnya penggunaan listrik dan air, konsumsi bahan bakar kendaraan dinas, perjalanan dinas, serta belanja lembur aparatur.

Selain menghasilkan efisiensi anggaran, pelaksanaan WFH disebut tidak berdampak pada produktivitas ASN. Indah mengatakan sejauh ini tidak ditemukan penurunan kinerja maupun kendala yang menghambat pelaksanaan tugas pemerintahan. "Penurunan performa pegawai ASN tidak ada. Selama ini tidak ada kendala, mereka bekerja dengan baik, namun tentu tetap perlu terus ditingkatkan," katanya.

Kendati WFH dilanjutkan, kebijakan tersebut tidak berlaku bagi seluruh perangkat daerah. Dengan ketentuan tersebut, masyarakat tetap dapat mengakses layanan pada unit pelayanan publik meskipun WFH diberlakukan setiap Jumat bagi ASN yang menjalankan fungsi administrasi.

Sehingga, Pemkab Lumajang berharap penerapan WFH secara selektif dapat membangun pola kerja pemerintahan yang lebih efisien sekaligus dapat memperkuat ruang fiskal daerah sehingga anggaran dapat dialokasikan untuk mendukung program pembangunan dan pelayanan publik yang manfaatnya dirasakan masyarakat. lj-01/dsy

Berita Terbaru

Baksos Warnai Rangkaian HUT ke-81 TNI di Lamongan

Baksos Warnai Rangkaian HUT ke-81 TNI di Lamongan

Minggu, 20 Sep 2026 17:54 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 17:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Masih dalam Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Lamongan, sejumlah…

Empat Wakil Indonesia Berebut Gelar FFWS SEA 2026 Fall di Surabaya

Empat Wakil Indonesia Berebut Gelar FFWS SEA 2026 Fall di Surabaya

Minggu, 20 Sep 2026 17:48 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 17:48 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Sebanyak 12 tim dari Indonesia, Thailand, dan Vietnam bertarung dalam Grand Finals Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2…

Ranting NU Sugihan Bedah Rumah, Wujud Nyata Membersamai Warga

Ranting NU Sugihan Bedah Rumah, Wujud Nyata Membersamai Warga

Minggu, 20 Sep 2026 17:24 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 17:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kepedulian terhadap warga yang membutuhkan kembali ditunjukkan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Sugihan, Kecamatan S…

Janji Dana BKK Desa Sentul Bakal Turun Perbaiki TPS Sampah

Janji Dana BKK Desa Sentul Bakal Turun Perbaiki TPS Sampah

Minggu, 20 Sep 2026 16:51 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 16:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Janji Pemkab Sidoarjo untuk memberikan dana Bantuan Khusus Keuangan (BKK) Desa Sentul, Kecamatan Tanggulangin, masuk tahap r…

Harga Daging Sapi di Situbondo Meroket Tembus Rp160 Ribu per Kilogram

Harga Daging Sapi di Situbondo Meroket Tembus Rp160 Ribu per Kilogram

Minggu, 20 Sep 2026 15:24 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Harga daging sapi yang biasanya berada di kisaran Rp120.000 per kilogram, kini di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menyentuh…

Lanjutkan Proyek JLS Ruas Munjungan-Prigi, Pemkab Trenggalek Mulai Bebaskan Lahan

Lanjutkan Proyek JLS Ruas Munjungan-Prigi, Pemkab Trenggalek Mulai Bebaskan Lahan

Minggu, 20 Sep 2026 15:20 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menindaklanjuti progres proyek Jalur Lintas Selatan (JLS) ruas Munjungan-Prigi yang kini terus dikebut, Pemerintah Kabupaten…