Perkuat Ekonomi Desa, 52 Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Lumajang Rampung Dibangun

surabayapagi.com
Salah satu gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, yang selesai dibangun. SP/ LMJ

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti program dari Pemerintah Pusat terkait salah satu instrumen penting untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat dari tingkat desa, kini progres sebanyak 52 gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Lumajang, sudah selesai dibangun dari target 205 bangunan koperasi tersebut yang direncanakan di wilayah itu.

"Sebanyak 52 gedung (KDMP) telah rampung 100 persen, sementara sisanya masih dalam berbagai tahapan pembangunan sesuai progres di masing-masing lokasi. Sehingga, keberhasilan program tersebut tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari fungsi dan manfaat yang nantinya dapat dihadirkan bagi masyarakat, serta kemampuannya menjadi wadah yang dapat menggerakkan potensi ekonomi masyarakat dan memperkuat kemandirian desa," kata Komandan Kodim 0821/Lumajang Letnan Kolonel Arh Anton Subhandi, Minggu (14/06/2026).

Baca juga: Jaga Distribusi BBM, Pemkab Lumajang Siapkan Langkah Strategi Perkuat Koordinasi Berbagai Pihak

Menurutnya, koperasi memiliki peran penting sebagai sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui kelembagaan yang kuat, berbagai potensi lokal yang dimiliki desa dapat dikelola secara lebih terorganisasi sehingga memiliki peluang untuk berkembang dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat, sekaligus mendukung pengembangan usaha produktif di tingkat desa.

Baca juga: Di Era Gempuran Disrupsi Informasi, Pemkab Lumajang Komitmen Perkuat Literasi Digital

"Kabupaten Lumajang memiliki beragam potensi ekonomi yang tersebar di berbagai wilayah, mulai dari sektor pertanian, peternakan, perikanan, perdagangan, hingga usaha mikro dan kecil," katanya.

Dengan pengelolaan yang baik, koperasi diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi masyarakat sekaligus mendukung tumbuhnya usaha-usaha produktif berbasis potensi lokal. Dan dengan target pembangunan sebanyak 205 gedung KDMP. Sehingga, program tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan hingga menjangkau seluruh desa dan kelurahan di Lumajang.

Baca juga: Di Tengah BBM Nonsubsidi Naik, Pemkab Lumajang Perkuat Efisiensi Belanja Operasional

“Pembangunan fisik dapat selesai dalam waktu tertentu, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana gedung koperasi ini dapat dimanfaatkan sebagai pusat aktivitas ekonomi yang memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat desa,” tegasnya. lj-03/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru