Permudah Mobilitas di Pelosok Desa, Situbondo Usulkan 36 Titik Pembangunan Jembatan Garuda

surabayapagi.com
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo. SP/ Kompas.com

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Untuk mempermudah aktivitas sehari-hari masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, telah mengusulkan sebanyak 36 titik pembangunan Jembatan Garuda yang tersebar di pelosok desa di wilayah tersebut. Dan hingga saat ini atau tahap pertama membangun 21 jembatan perintis (jembatan gantung), jembatan aramco dan jembatan beton.

Dimana, pengusulan pembangunan Jembatan Garuda yang merupakan salah satu program strategis nasional pada tahun anggaran 2026. Sementara untuk lokasi yang akan dibangun Jembatan Perintis Garuda itu menghubungkan dua desa. Pada bulan Juni ada 16 jembatan yang mulai dibangun, yaitu 10 titik jembatan perintis (gantung) dan 6 titik jembatan aramco.

Baca juga: Dukung Mobilitas Masyarakat, Pemkab Ponorogo Gencarkan Perbaikan dan Pengaspalan Ulang 82 Ruas Jalan

"Karena bencana awal tahun 2026, ada sejumlah jembatan rusak, dan kebetulan ada program Presiden Prabowo Subianto yakni Jembatan Garuda, sehingga kami mengusulkan ke Kodim 0823, alhamdulillah direalisasikan. Dan untuk pembangunan jembatan ini ada yang memang tidak ada jembatan selama ini, dan ada pula jembatan yang kondisinya rusak akibat banjir," kata Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Minggu (21/06/2026).

Baca juga: Jelang Idul Adha, Disnakkan: Populasi Ternak Sapi potong di Situbondo Capai 153.462 Ekor

Terpisah, Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0823/ Situbondo Letkol Inf Ferry Ardian menambahkan, untuk pembangunan Jembatan Garuda memprioritaskan untuk kebutuhan aktivitas warga sehari-hari termasuk akses anak-anak pelajar di desa terpencil. "Nah, yang hari kita tinjau bersama merupakan salah satu titik yang akan dibangun jembatan gantung," ujarnya.

Baca juga: Ciptakan Kenyamanan Pedagang, Pemkab Situbondo Bakal Tata Ulang Pasar Hewan

Sehingga, diharapkan ​dengan selesainya pembangunan puluhan jembatan ini, pemerintah optimistis mobilitas warga akan meningkat drastis. Akses yang lebih baik diharapkan mampu mempercepat distribusi hasil pertanian serta mempermudah akses layanan publik bagi warga di pelosok Situbondo. ​Selain itu, adanya proyek ini merupakan simbol kehadiran negara di tengah masyarakat yang selama ini sulit dijangkau. st-02/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru