Unik! Suvenir Bibit Cabai dan Karangan Bunga Bibit Jeruk Warnai HUT ke-108 Kota Mojokerto

Reporter : Dwi Agus Susanti
suvenir HUT Kota Mojokerto berupa bibit cabai dan tomat serta karangan bunga berupa tanaman hidup seperti bibit jeruk. SP/ DWI

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemandangan unik mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-108 Kota Mojokerto. Selain kemeriahan acara, perhatian juga tertuju pada suvenir berupa bibit cabai dan tomat serta karangan bunga berupa tanaman hidup seperti bibit jeruk. 

Konsep tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Mojokerto menghadirkan perayaan yang tidak hanya meriah, tetapi juga bermanfaat dan berkelanjutan. Tanaman hidup yang dikirim sebagai ucapan selamat dapat ditanam kembali, sementara bibit cabai dan tomat yang dibagikan kepada tamu diharapkan mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk bercocok tanam.

Baca juga: Bantuan Beras Tahap IV Disalurkan, 14 Ribu Lebih KPM di Kota Mojokerto Jadi Sasaran

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, mengatakan bahwa penggunaan tanaman hidup dalam perayaan HUT ke-108 kali ini merupakan simbol semangat keberlanjutan yang terus didorong Pemkot Mojokerto.

"Kami ingin peringatan hari jadi ke-108 tidak hanya meriah, tetapi juga manfaat. Tanaman hidup yang diberikan dapat terus tumbuh, menghijaukan lingkungan, dan menjadi pengingat untuk menjaga kelestarian alam," tutur Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota, Sabtu (20/6). 

Baca juga: Sambangi Rumah Veteran, Wali Kota Ning Ita Berikan Tali Asih di Hari Kemerdekaan RI

Ning Ita menambahkan, suvenir bibit cabai dan tomat juga sejalan dengan gerakan cabenisasi yang terus digencarkan di seluruh kelurahan.

Baca juga: Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Mojokerto Gelar Sejumlah Lomba Tradisional

"Melalui bibit yang dibagikan, kami mengajak masyarakat memanfaatkan lahan yang ada untuk menanam tanaman produktif. Selain memperkuat ketahanan pangan keluarga, langkah sederhana ini juga dapat menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan produktif," tambahnya.

Dengan demikian, HUT ke-108 Kota Mojokerto tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sarana mengajak masyarakat menumbuhkan semangat ketahanan pangan dan kepedulian terhadap lingkungan. dwi

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru