SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna mendukung pelaksanaan Gerakan Sinergi Aksi Tuntaskan TBC (SATU TBC), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menggelar skrining Tuberkulosis (TBC) dengan pemeriksaan X-Ray bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemda, yang juga merupakan upaya akselerasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut juga sebagai tindak lanjut Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 1 Tahun 2026 tentang Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis di Lingkungan Instansi Pemerintah.
Baca juga: Kurangi Timbunan Sampah TPA Benowo, Wali Kota Instruksikan ASN Surabaya Pilah Sampah dari Rumah
"Untuk lingkungan Setdakab Magetan pemeriksaan dijadwalkan secara bergiliran bagi pegawai dari BKPSDM, Bapperida, BPKPD dan Diskominfo, hingga jajaran Setdakab Magetan. Ke depan, layanan ini akan menyasar seluruh ASN di Kabupaten Magetan secara berkala di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD)," ujar Kepala Dinas Kesehatan Magetan Rohmad Hidayat, Rabu (24/06/20260.
Lebih lanjut, dengan adanya skrining yang dilakukan dengan mesin X-Ray portable membuat pemeriksaan berlangsung lebih optimal. Alat canggih tersebut merupakan bantuan langsung dari Kementerian Kesehatan RI yang ditempatkan di RSUD dr Sayidiman Magetan guna menunjang program Active Case Finding (ACF).
Baca juga: HUT RI, Pemkab Magetan Salurkan Bansos untuk 20 Penyandang Disabilitas Berat
"Jika dalam skrining awal ditemukan gejala klinis TBC, peserta bisa langsung menjalani rontgen di tempat tanpa harus dirujuk ke rumah sakit," kata dia.
Selain itu, melalui skrining TBC dengan X-Ray tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pegawai terhadap pencegahan dan penanganan TBC, memperkuat implementasi Gerakan SATU TBC, mengampanyekan TOSS TBC, serta mendorong akselerasi pencapaian target nasional penuntasan TBC.
Baca juga: Kaji Perampingan OPD, Pemkab Magetan Berlakukan Batas Belanja Pegawai 30 Persen
"Pemkab Magetan berharap pelayanan kesehatan bagi ASN tidak hanya mempermudah birokrasi, tetapi juga mampu mewujudkan lingkungan kerja yang lebih sehat, produktif, dan bebas dari ancaman penularan TBC," katanya. mg-02/dsy
Editor : Redaksi