SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tradisi ziarah ke makam para leluhur dan mantan pemimpin Kabupaten Madiun kembali dilakukan jajaran Pemerintah Kabupaten Madiun sebagai bagian dari rangkaian peringatan hari Pemkab Madiun.
Bupati Madiun, Hari Wuryanto mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi bentuk penghormatan kepada para pendahulu yang telah meletakkan dasar pembangunan Kabupaten Madiun.
Baca juga: KPBU APJ Dinilai Sukses, Bupati Madiun Bakal Tambah 4.000 Titik
Menurutnya, keberadaan Kabupaten Madiun hari ini tidak lepas dari perjuangan dan pengabdian para leluhur serta pemimpin sebelumnya.
“Ini bentuk hormat kita karena diberi amanah memimpin Kabupaten Madiun. Dulu mereka yang mengawali, jadi jangan sampai putus dalam memberikan layanan kepada masyarakat,” ujar Hari, Kamis (2/7/2026).
Ia menegaskan, ziarah itu juga menjadi pengingat bagi para pemimpin saat ini agar tidak merasa paling berjasa atau bersikap sombong dalam menjalankan pemerintahan.
Baca juga: Lewat Hilirisasi Produk Olahan Melon, Pemkab Madiun Dorong Industri Kecil
“Supaya kita tidak merasa semua ini ujug-ujug ada. Kabupaten Madiun ada karena ada beliau-beliau yang lebih dulu membangun,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya meneladani semangat para pendahulu, terutama dalam hal pengabdian kepada masyarakat.
“Dulu disebut punggawa karena mereka melayani masyarakat, bukan dilayani masyarakat. Itu yang harus kita pegang,” tegasnya.
Baca juga: Dorong Swasembada Pangan, Program Bahana Bersahaja Menyasar Desa Bancong
Editor : Redaksi