SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Hadirkan pelayanan yang cepat dan mudah dijangkau hingga ke tingkat desa, Pemerintah Kabupaten Madiun serahkan 55 unit mobil siaga kepada pemerintah desa. Penyerahan tersebut menjadi bagian dari program Satu Desa Satu Mobil Siaga yang menjadi salah satu program prioritas Bupati Madiun Hari Wuryanto.
Hari mengatakan, bantuan mobil siaga merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan yang cepat dan mudah dijangkau masyarakat, khususnya untuk kebutuhan kesehatan maupun pelayanan sosial lainnya.
"Ini merupakan visi misi kami untuk memberikan layanan kepada seluruh masyarakat melalui program satu desa satu mobil siaga. Tahun kemarin kami menyerahkan 15 unit, tahun ini 55 unit sehingga total sudah 70 unit. Masih ada sekitar 136 desa lagi yang akan kami penuhi dan mudah-mudahan tahun depan bisa selesai," ujar Hari usai upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458 di Pendopo Ronggo Djoemeno, Sabtu (18/7/2026).
Menurutnya, keberadaan mobil siaga di setiap desa diharapkan mampu mempercepat penanganan warga yang membutuhkan bantuan, mulai dari mengantar pasien ke rumah sakit, pemeriksaan kesehatan hingga kebutuhan pelayanan sosial lainnya.
"Mobil ini akan selalu siaga melayani masyarakat. Kalau ada warga yang membutuhkan ke rumah sakit atau keperluan pelayanan lainnya, mobilnya sudah siap," katanya.
Hari menegaskan, mobil siaga tersebut merupakan aset yang diperuntukkan bagi masyarakat. Pengelolaannya diserahkan kepada pemerintah desa agar penggunaannya tepat sasaran dan mudah diakses warga.
"Itu milik masyarakat. Silakan digunakan untuk melayani masyarakat sepenuhnya," tegasnya.
Selain penyerahan mobil siaga, pada momentum Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun dengan tema berinovasi dan berkolaborasi untuk Kabupaten Madiun Bersahaja. Pemkab juga memberikan penghargaan kepada desa dan unit kerja dengan pelayanan tercepat. Menurut Hari, apresiasi tersebut diberikan agar seluruh perangkat daerah dan pemerintah desa terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
"Harapannya mereka berlomba-lomba memberikan pelayanan yang lebih cepat, efektif, dan tidak menunda-nunda pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya.mdn
Editor : Redaksi