SURABAYAPAGI.com, Malang - Memasuki awal tahun ajaran baru 2026/2027 atau pertengahan Juli 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, tengah mengupayakan program angkutan pelajar gratis sudah bisa beroperasi dan saat ini terkait regulasi teknis untuk pelaksanaan angkutan pelajar gratis saat ini sudah memasuki tahap harmonisasi.
"Sudah disetujui terkait peraturan wali kotanya untuk harmonisasi, dalam waktu dekat beroperasi. Iya, di tahun ajaran baru," jelas Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Selasa (07/07/2026).
Baca juga: Pemkot Malang Alokasikan Dana Hibah Ratusan Juta untuk 13 Ormas Berbadan Hukum
Sementara itu, untuk keberadaan bus sekolah, ia menyampaikan masih akan dilakukan evaluasi untuk menentukan apakah angkutan tersebut tetap dioperasionalkan atau tidak secara bersamaan dengan angkutan pelajar gratis dengan nantinya akan menggandeng sopir angkutan kota yang selama ini ada di wilayah setempat.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Widjaja Saleh Putra menyampaikan untuk proses sosialisasi tentang standar operasional pelayanan (SOP) terkait program itu terus disosialisasikan secara masif. Pihaknya juga merencanakan untuk kembali menggelar pertemuan dengan para sopir angkutan kota guna membahas pelaksanaan angkutan pelajar gratis minggu ini.
Baca juga: Di Tengah Efisiensi di 2026, Pemkot Malang Pastikan Honor muadzin dan Khuffadz Tak Alami Perubahan
"Kami melakukan finalisasi dan percepatan, intinya sekarang melakukan maraton ya," kata Widjaja.
Lebih lanjut, Widjaja menyampaikan secara garis besar biaya operasional kendaraan (BOK) akan dihitung per kilometer dengan nilai sementara di angka Rp6.700. Namun, angka tersebut masih dibahas kembali agar nilainya bisa disepakati bersama-sama.
Baca juga: Lewat Skema Manajemen Talenta, Pemkot Malang Percepat Pengisian Jabatan Strategis
Dan mengenai rute operasional angkutan untuk pelajar, Pemkot Malang telah memproyeksikan bahwa setiap unit angkutan tidak hanya melintas rute eksisting angkutan kota, tetapi juga menjangkau lokasi sekolah yang selama ini belum dilalui transportasi umum. Dan diperkirakan terdapat 66 sopir angkutan kota yang akan digandeng untuk menggulirkan program angkutan pelajar gratis. ml-01/dsy
Editor : Redaksi