Pemkab Lumajang Petakan Daerah Rawan Kebakaran Masuki Musim Kemarau

surabayapagi.com
Kalaksa BPBD Lumajang, Isnugroho. SP/Foto:dea

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang saat ini tengah mengupayakan terkait pemetaan lokasi rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Lumajang, memasuki musim kemarau berkepanjangan.

Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, beberapa titik rawan kebakaran di wilayah perhutani seperti di Desa Sumber Urip, Kamar A (Oro-Oroombo), Watu Kobong Desa Sumbermujur, Gunung Lemongan, dan Gunung Sawaran.

Baca juga: Ditemukan Titik Kebakaran Hutan, Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Ditutup

Kemudian lahan yang rawan kebakaran adalah lahan tebu di wilayah Umbul, Pajarakan, Sukosari dan di Dawuhan wetan. “Itu beberapa daerah yang rawan kebakaran, apalagi jika ditambah dengan angin kencang bisa memperparah keadaan,” ucap Kalaksa BPBD Lumajang, Isnugroho, Kamis (09/07/2026).

Baca juga: Lewat Kontes Ternak, Pemkab Lumajang Cari Kambing Senduro dan Domba Unggulan

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan sejumlah antisipasi untuk mencegah terjadinya kebakaran utamanya dengan pemantauan wilayah rawan kebakaran,  pengecekan personil dan peralatan yang lengkap, dengan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana kekeringan serta Karhutla.  

Baca juga: Sumur Warga Mengering, 25 Desa di Trenggalek Alami Krisis Air Bersih

Hal itu dilakukan sebagai upaya melindungi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dari risiko yang dapat meningkat akibat cuaca panas dan minimnya curah hujan. “Kami terus siaga, dan mengimbau kepada masyarakat untuk untuk ikut berpartisipasi dan menjaga lingkungan dari kebakaran,” ujarnya. lj-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru