Cegah Stunting Sejak Pra-Nikah, Dinkes Probolinggo Perkuat Skrining Calon Pengantin

surabayapagi.com
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Probolinggo Sri Wahyu Utami dalam rakor pelayanan skrining calon pengantin. SP/Foto:Dinkes Probolinggo

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas kesehatan calon pengantin, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo menggelar rapat koordinasi (rakor) pelayanan skrining calon pengantin sekaligus mencegah berbagai risiko kesehatan sejak sebelum menikah, dengan menghadirkan tokoh agama sebagai mitra strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.

Adanya pelayanan skrining kesehatan bagi calon pengantin menjadi langkah penting dalam mempersiapkan pasangan yang sehat secara fisik maupun mental sebelum membangun keluarga. Pasalnya, keberhasilan program tersebut memerlukan dukungan seluruh pihak karena pelayanan kepada calon pengantin tidak dapat dilakukan oleh sektor kesehatan saja.

Baca juga: Lewat Konsumsi Protein Hewani, Pemkab Bojonegoro Gencar Tekan Stunting 

“Pelayanan skrining calon pengantin bukan hanya pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menjadi upaya preventif untuk mendeteksi dini berbagai faktor risiko yang dapat memengaruhi kesehatan ibu, bayi maupun kualitas keluarga di masa mendatang,” ujar Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Hariawan Dwi Tamtomo, Senin (20/07/2026).

Baca juga: Lewat Bantuan Program ‘Anting Emas’, Pemkab Magetan Mampu Tekan Angka Stunting

Melalui rapat koordinasi ini, seluruh peserta menyelaraskan mekanisme pelaksanaan skrining kesehatan, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pemberian edukasi hingga pendampingan bagi calon pengantin agar siap membangun keluarga yang sehat.

“Sinergi lintas sektor sangat diperlukan agar pelayanan skrining kesehatan calon pengantin dapat menjangkau seluruh masyarakat. Dengan kolaborasi ini, edukasi kesehatan dapat diberikan lebih luas dan berkelanjutan,” jelasnya.

Baca juga: Tekan Angka Stunting, Pemkot Surabaya Gencarkan Program BWSE Jilid V

Lebih lanjut, dengan adanya langkah tersebut, pihaknya berharap seluruh stakeholder memiliki komitmen yang sama untuk mendukung pelaksanaan skrining calon pengantin secara terpadu. Sehingga, dapat mencegah risiko kesehatan, termasuk stunting, dapat dicegah sejak sebelum pernikahan sehingga lahir generasi yang sehat, berkualitas dan mampu mewujudkan keluarga yang sejahtera,” pungkasnya. pr-02/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru