PRABOWO, BICARA HATI PDIP, PKB ACUNGI JEMPOL

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Presiden Prabowo Subianto berbicara mengenai kondisi koalisi politik di era pemerintahannya, termasuk sikap PDI Perjuangan. Prabowo mengatakan sebetulnya PDIP berhati sama dengannya

KETUA DPP PKB Daniel Johan menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang berbicara mengenai koalisi politik dan meyakini hati PDIP sama dengan pemerintah. Daniel Johan menilai Prabowo merupakan demokrat sejati.

Baca juga: PDIP Rungkut Siapkan Regenerasi Besar-besaran, Gen Z Didorong Masuk Struktur Ranting hingga Anak Ranting

“Pernyataan Presiden Prabowo Subianto dalam peringatan Harlah ke-28 PKB sebagai wujud pernyataan seorang demokrat (penganut paham demokrasi) sejati,” kata Daniel Johan saat dihubungi, Minggu (26/7/2026).

Daniel mengatakan pernyataan Prabowo sebagai pesan penting bahwa dalam membangun bangsa semua punya keinginan yang sama memajukan rakyat. Selain itu, menurutnya, pernyataan itu menggambarkan bahwa perbedaan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi.

“Sebagai pesan penting bahwa dalam membangun bangsa semua punya hati yang sama yakni ingin bangsa dan negara kita maju, rakyat sejahtera dalam berbagai bidang. Perbedaan pandangan merupakan bagian yang wajar dalam kehidupan

demokrasi, namun kepentingan nasional harus tetap menjadi titik temu seluruh kekuatan politik,” ucap dia.

Lebih lanjut, anggota Komisi IV DPR ini mengatakan semua partai, baik di dalam atau di luar pemerintahan, punya tanggung jawab yang sama untuk menjaga persatuan, mengawal demokrasi, serta mewujudkan cita-cita bangsa.

Hal itu sesuai dengan amanat dalam Pembukaan UUD 1945, yakni melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut mewujudkan ketertiban dunia.

“Semangat gotong royong dan kolaborasi lintas partai perlu terus diperkuat dalam membangun negara, adanya kritik konstruktif harus dijadikan vitamin dalam memperbaiki berbagai persoalan,” imbuhnya.

Ia juga mendorong semua pihak menyadari bahwa tantangan bangsa ke depannya semakin kompleks. Khususnya, lanjut dia, di bindang ketahanan pangan, sektor pertanian dan perikanan, hingga kesejahteraan masyarakat.

“Itu semua memerlukan sinergi seluruh elemen bangsa. Politik pada akhirnya harus menjadi sarana menghadirkan solusi bagi rakyat, bukan sekadar arena kompetisi kekuasaan. Kita semua punya hati yang sama dalam memajukan bangsa dan negara ini,” tutur dia.

Tanggapan Waketum PAN

Baca juga: PKB Jalankan Perintah Kiai, Dukung Penuh Muktamar NU di Tambakberas Jombang

Waketum PAN Saleh Partaonan Daulay setuju dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang berbicara mengenai koalisi politik dan meyakini hati PDIP sama dengan pemerintah.

Dia mengatakan sejauh ini pemerintahan Prabowo berjalan tanpa halangan.

Dia awalnya mengatakan semua parpol, termasuk PDIP, pasti memiliki filosofi dan dasar perjuangan.

Dengan berbagai narasi dan versi pengungkapan, kata dia, semua pasti diarahkan pada kepentingan bangsa dan negara, tapi cara dan mekanisme perwujudannya dilaksanakan berdasarkan aturan dan ketentuan partai.

“PDIP itu kan juga pernah berkuasa. Pada saat itu, semua kebijakannya diarahkan agar pembangunan cepat terwujud. Semua komponen bangsa diajak ikut serta,” kata Saleh saat dihubungi, Minggu (26/7/2026).

Saleh mengatakan cara dan pandangan PDIP sama seperti Prabowo, yakni mengajak semua bergabung. Kalaupun PDIP masih berada di luar, lanjut dia, pemerintah harus mendorong agar PDIP memberikan dukungan dengan saran, masukan, dan aspirasi.

Baca juga: PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

“Kritik dan evaluasi tidak selamanya benci dan tidak suka. Kadang, justru itu adalah model terbaik untuk menunjukkan kasih sayang,” ucap dia.

Lebih lanjut, Saleh pun sependapat dengan Prabowo soal PDIP sehati dengan pemerintah meski tetap berada di luar.

Pasalnya, Saleh menyebut selama ini semua berjalan tanpa adanya halangan.

“Ambil positifnya saja. Sejauh ini, semua berjalan tanpa halangan. Di tingkat elite parpol pun tidak ada masalah,” ujar dia.

“Jadi Saudara-saudara, bersaing itu baik. Bertanding itu baik. Kadang-kadang kita berpisah, nggak masalah. Nanti juga bergabung lagi,” kata Prabowo saat pidato acara Harlah ke-28 PKB di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026) malam.

“PDIP juga sebetulnya hatinya sama dengan kita, benar, coba cek, digali hatinya. nkp/ptr

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru