Dorong Penguatan Tata Kelola, 14 Desa di Madiun Naik Status Jadi Desa Mandiri

surabayapagi.com
Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama jajaran dalam kegiatan bulan timbang serentak di Desa Uteran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun. SP/MDN

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Berdasarkan hasil pemutakhiran dan verifikasi data Indeks Desa 2026, sebanyak 14 dari 198 desa di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, naik status dari desa maju menjadi desa mandiri dengan pengisian data Indeks Desa 2026 telah mencapai 100 persen. Adanya peningkatan tersebut menunjukkan tren positif dalam perkembangan status desa di Kabupaten Madiun.

Berdasarkan data 2025, Kabupaten Madiun memiliki 160 desa berstatus mandiri dan 38 desa berstatus maju. Pada 2026, sebanyak 14 desa maju naik status menjadi desa mandiri sehingga jumlah desa mandiri menjadi 174 desa. Sehingga, kenaikan status desa merupakan hasil komitmen bersama pemerintah desa, kecamatan, dan pemerintah daerah dengan dukungan pendamping desa di Kabupaten Madiun.

Baca juga: Pemkab Madiun Bangun Sumur Bor di 30 Titik Puluhan Desa Terancam Kekeringan

"Untuk capaian skor dan status tahun ini, kita mencatat ada 174 desa berstatus mandiri dan 24 desa berstatus maju. Kita patut bersyukur karena ada peningkatan 14 desa yang naik statusnya dibandingkan tahun 2025," ujar Kepala Bidang Pembangunan dan Pemberdayaan Kelembagaan Masyarakat Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa Kabupaten Madiun Rena Meta Wardhani, Kamis (13/08/2026).

Baca juga: Berkah Kemarau Panjang, Produksi Batu Bata Merah di Madiun Naik 2 Kali Lipat

Setelah tahapan verifikasi di tingkat kabupaten rampung, seluruh data desa kini diproses ke tingkat provinsi untuk menjalani verifikasi secara berjenjang. Seluruh data desa yang tercantum dalam sistem dasbor Indeks Desa Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal telah selesai diinput dan kini menunggu verifikasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta kementerian terkait.

Baca juga: Produksi Kerupuk di Madiun Melonjak Hingga 50 Persen saat Musim Kemarau

Pemerintah Kabupaten Madiun terus mendorong penguatan tata kelola pemerintahan dan pembangunan desa agar kemandirian desa di wilayah tersebut dapat meningkat secara berkelanjutan. "Semoga verifikasi berjalan lancar sampai dengan ditetapkannya status desa secara resmi oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal," katanya. md-03/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru