Pemkab Mojokerto Gelontor Bantuan Pertanian dan Peternakan Komunal Senilai Rp3 Miliar

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Gus Barra saat menghadiri acara Pertanian Komunal Bersama Milenial Dan Penyaluran Bantuan Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, di Pujasera Desa Pugeran Kecamatan Gondang, Selasa (1/9).  SP/DWI
Bupati Gus Barra saat menghadiri acara Pertanian Komunal Bersama Milenial Dan Penyaluran Bantuan Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, di Pujasera Desa Pugeran Kecamatan Gondang, Selasa (1/9).  SP/DWI

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menyerahkan alokasi bantuan dengan nilai total sebesar Rp.3,2 miliar lebih untuk memperkuat fasilitas pertanian komunal di Bumi Majapahit. 

Bantuan ini berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), dan bantuan dari Pemerintah Pusat (Non-APBD).

Penyerahan dan integrasi pemanfaatan bantuan tersebut dilaksanakan dalam acara Pertanian Komunal Bersama Milenial Dan Penyaluran Bantuan Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, di Pujasera Desa Pugeran Kecamatan Gondang, Selasa (1/9) pagi. 

Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa yang menyerahkan bantuan secara simbolis mengungkapkan harapannya agar bantuan-bantuan yang telah diserahkan kepada 18 kelompok tani bisa menjadi pijakan ekonomi bagi para keluarga masing-masing.

"Kita berharap bantuan yang diberikan pada kepada 18 kelompok tani, digunakan dengan baik, kemudian didampingi oleh penyuluh pertanian, itu akan meningkatkan atau memberikan tambahan nilai ekonomi buat keluarganya," jelas figur yang akrab disapa Gus Bupati itu. 

Selain untuk meningkatkan efektifitas hasil tani dan peternakan, bantuan yang telah diserahkan itu juga ditujukan untuk menarik minat para pemuda pada bidang pertanian. Hal ini seperti yang diucapkan oleh Gus Bupati pada para awak media, yang menyoroti perkembangan serta regenerasi pertanian dan peternakan kedepannya. 

"Anak-anak (pemuda) sekarang ini tampak engganlah untuk menjadi petani. Padahal petani itu keren. Kita ini enggak bisa makan kalau enggak ada petani, jadi dengan modernisasi alat-alat pertanian ini akan lebih kerenlah untuk menjadi petani dan dengan alat ini juga biaya produksinya minim, dan hasil produksinya lebih banyak," bebernya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, Ludfi Ariyono, melaporkan secara rinci anggaran bantuan yang telah diterima oleh para anggota kelompok tani.

"Penyerahan bantuan yang bersumber dari APBD, (terdiri dari) 9 kelompok tani berupa pelatihan petani milenial senilai Rp.50.000.000, 9 kelompok tani berupa ternak ayam pakan dan kandang senilai Rp.950.000.000, dan satu kelompok tani berupa itik dan pakan senilai Rp.40.000.000," bebernya.

Masih dalam sesi laporan Ludfi Ariyono, sedangkan untuk bantuan non-APBD dirupakan dengan dua mesin combine harvester (mesin bantu panen) dengan nilai total Rp.1.180.000.000, satu unit traktor roda empat senilai Rp.520.000.000, dan lima rehabilitasi jaringan irigasi tersier dengan nilai sebesar Rp.500.juta. dwi

Berita Terbaru

Petrokimia Gresik Sulap Produk Samping Jadi Penyaring Belerang, Raih Paten Inovasi Silika

Petrokimia Gresik Sulap Produk Samping Jadi Penyaring Belerang, Raih Paten Inovasi Silika

Senin, 21 Sep 2026 17:33 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Produk samping industri yang selama ini membutuhkan ruang penyimpanan dan pengelolaan justru berhasil disulap PT Petrokimia Gresik m…

PDIP Minta Restrukturisasi OPD Tak Bebani APBD, Bupati Madiun Sebut  Lebih Efisien

PDIP Minta Restrukturisasi OPD Tak Bebani APBD, Bupati Madiun Sebut  Lebih Efisien

Senin, 21 Sep 2026 17:04 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:04 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun memberikan perhatian terhadap rencana perubahan ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 6 T…

Jelang Akhir Tahun Pemkab Ponorogo Kebut Proyek Fisik, DPRD Ingatkan Soal Kualitas

Jelang Akhir Tahun Pemkab Ponorogo Kebut Proyek Fisik, DPRD Ingatkan Soal Kualitas

Senin, 21 Sep 2026 17:03 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mulai menggenjot pelaksanaan sejumlah pekerjaan fisik di tengah waktu pelaksanaan anggaran 2026 …

Peringatan HUT ke-81 PMI, Pemkot Mojokerto Apresiasi 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali

Peringatan HUT ke-81 PMI, Pemkot Mojokerto Apresiasi 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali

Senin, 21 Sep 2026 14:02 WIB

Senin, 21 Sep 2026 14:02 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto– Semangat kemanusiaan terus mengalir di Kota Mojokerto. Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI), sebanyak …

Bambang Haryo Terima Penghargaan Pembina Olahraga 2026, Target Prestasi Jatim di PON Jadi Sorotan

Bambang Haryo Terima Penghargaan Pembina Olahraga 2026, Target Prestasi Jatim di PON Jadi Sorotan

Senin, 21 Sep 2026 13:25 WIB

Senin, 21 Sep 2026 13:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai Pembina Olahraga Perorangan B…

Aksi Taruh Batu di Atas Rel Kereta Api Bakal ditindak Hukum PT KAI

Aksi Taruh Batu di Atas Rel Kereta Api Bakal ditindak Hukum PT KAI

Senin, 21 Sep 2026 11:48 WIB

Senin, 21 Sep 2026 11:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - KAI Daop 7 Madiun Kecam Aksi Meletakan Batu di Atas Rel KA, dengan tegas hal itu ganggu keselamatan Perjalanan Kereta Api. Untuk …