SURABAYAPAGI.com, Gresik - Guna mendukung kelancaran arus lalu lintas (lalin) di kawasan Manyar, kini progres pembangunan jembatan duplikasi Manyar yang dibangun di sisi jembatan lama dengan panjang mencapai 80 meter di Kabupaten Gresik kini memasuki tahap akhir dan dipastikan segera beroperasi setelah proses uji beban rampung dilakukan.
Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali sebelumnya telah melakukan uji beban statis dan dinamis. Pengujian tersebut dilakukan untuk memastikan konstruksi jembatan memenuhi standar keamanan sebelum digunakan masyarakat.
Uji beban statis dilakukan dengan memberikan beban pada jembatan dalam kondisi diam untuk melihat respons struktur terhadap beban tertentu. Sementara uji dinamis dilakukan untuk mengetahui respons jembatan ketika menerima beban yang bergerak. Dan berdasarkan hasil pengujian tersebut menunjukkan kondisi jembatan dalam keadaan baik.
"Uji beban ini telah dilaksanakan pada Sabtu, (29/8/2026) kemarin dan hasilnya baik," ujar Kepala PPK 4.3 Jatim BBPJN Jatim-Bali Yudi Dwi Prasetya, Rabu (02/09/2026).
Menurut Yudi, uji beban statis dan dinamis menjadi salah satu tahapan penting sebelum jembatan dibuka untuk umum. Pengujian dilakukan untuk memastikan jembatan aman dan mampu menampung beban sesuai dengan kapasitas yang telah direncanakan selama masa layan.
"Saat ini, progres pembangunan jembatan duplikasi Manyar tersebut sudah hampir rampung. Pekerjaan yang tersisa hanya berupa sejumlah tahap perapian sebelum jembatan siap digunakan. InsyaAllah minggu ini bisa dilintasi," pungkasnya. gr-01/dsy
Editor : Redaksi