KONTROL SOSIAL LAWAN PRAKTIK BARBAR: KETIKA HUKUM DIPERKOSA (2)

Menagih Polisi Presesi

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.com – PAK Kapolri, Presisi adalah tagline Anda. Anda gunakan kalimat atau frasa pendek yang terdiri dari beberapa kata saja. Saya tahu tagline ini untuk menggambarkan isi, misi, atau nilai inti selama Anda memimpin institusi Polri.

Kalimat ini dipasang bersama logo Polri agar orang cepat ingat dan paham ciri khas perilaku Polri era Anda. Masyarakat berilmu memaknau fungsi Tagline, agar merek “Presisi” mudah diingat orang. Menunjukkan tagline Anda beda dengan Kapolri kapolri sebelumnya. Anda ingin menyampaikan nilai atau janji dari merek yang spesifik.

PRESISI adalah akronim dari Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan. Maksud dari motto ini adalah membuat pelayanan kepolisian menjadi lebih cepat, terpadu, modern, serta dipercaya masyarakat.

Arti Unsur Presisi Prediktif: Polisi mampu mendeteksi dan mengantisipasi masalah keamanan lebih awal agar gangguan ketertiban bisa dicegah.

Responsibilitas: Sikap cepat tanggap dan rasa tanggung jawab dalam melayani masyarakat. Transparansi Berkeadilan: Keterbukaan dalam proses penegakan hukum dan pelayanan publik yang adil bagi semua orang. Transformasi Pengawasan: Penguatan pengawasan internal dan eksternal demi akuntabilitas Transparansi Berkeadilan: Pelaksanaan tugas dan sistem operasional yang terbuka, akuntabel, mudah diawasi, serta menghadirkan rasa keadilan yang objektif bagi semua pihak.

Penerapan Restorative Justice: Penyelesaian perkara melalui keadilan restoratif agar penegakan hukum tidak hanya kaku pada aturan formal tetapi juga memenuhi rasa keadilan substansial bagi para pihak yang terlibat.

Keterbukaan Penindakan Internal: Polri secara terbuka memproses dan mengumumkan hasil sidang disiplin maupun kode etik, termasuk sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap oknum yang melanggar. Saya teringat lagu “Menagih Janji” ciptaan penyanyi Ribas. Lirik awalnya

“Setelah hati tertutup

Luka lama telah mengering

Terlintas semu bayangmu

Kekasih di masa yang lalu

Kau datang

Bawa kenangan lalu

Yang hilang

Seiring kepergianmu di sisiku

Dan kutagih mana janjimu untuk

Tak melupakan aku

Bilang saja bilang kau dusta

Agar hati tenang dirinya”

Lirik lagu yang puitis.

Sebagai ayah Raditya M Khadaffi, saya menagih janji Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi, Berkeadilan) . Saya menagih melalui surat aduan resmi dan tulisan sebagai bentuk kontrol sosial kebudayaan yang penting.

Ini agar institusi kepolisian konsisten memberikan pelayanan, menegakkan hukum secara adil, serta menjaga akuntabilitas tanpa pandang bulu demi kebaikan masyarakat luas.

Alasan Penting saya menagih Janji Polri Presisi? Ya sebagai anggota masyarakat saya berhak mengawasi jalannya penanganan perkara anak saya terbuka dan akuntabel. Tapi nyatanya, tertutup. Saya mengelus dada. Saya tak merasakan ada keadilan Sosial dalam kasus ini. Saya rasakan penegakan hukum kasus anak saya tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

Penegakan hukum yang tajam ke bawah dan tumpul ke atas semacam ini dapat menciptakan rasa ketidakadilan yang merusak kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum, memicu kemarahan publik, serta memperlebar jurang pemisah antara kelompok lemah dan kalangan berkuasa.

Sebagai anggota masyarakat kehilangan rasa percaya pada lembaga penegak hukum dan institusi peradilan. Kadang saya dibayangi rasa putus asa dan apatis , karena merasa hukum tidak bisa melindungi saya. Ada kesenjangan perlakuan membuat kelompok rentan merasa didiskriminasi secara sistematis. Kasus yang saya alami bisa picu kemarahan publik, baik di media sosial maupun lewat aksi protes di dunia nyata. (Dr.H.Tatang Istiawan)

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru