Anggarkan Rp1 Miliar, Pemkot Batu Optimalisasikan Lapangan Olahraga per Desa

surabayapagi.com
Pekerja sedang melakukan perawatan Lapangan Sumberejo Kecamatan Batu Kota Batu yang mendapatkan BKK pada tahun 2025. SP/ BTU

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai bagian dari program visi dan misi Mbatu Sae untuk memperkuat fasilitas publik di tingkat desa, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu menyiapkan program optimalisasi lapangan olahraga desa dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2027.

Sejumlah desa bahkan sudah masuk dalam program tersebut. Salah satunya Desa Torongrejo yang disiapkan mendapat alokasi sekitar Rp1 miliar untuk menambah fasilitas lapangan olahraga. Dan untuk besaran bantuan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing lapangan. Pasalnya, fasilitas olahraga merupakan bagian dari ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beraktivitas secara positif. 

Baca juga: Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Daerah, Pemkot Batu Gencarkan PMK3I

Karena itu, pada 2027 Pemkot Batu ingin semakin banyak desa memiliki lapangan sepak bola maupun fasilitas olahraga lainnya yang layak. “Yang ada di KUA-PPAS 2027 memang berkaitan dengan desa. Salah satunya adalah optimalisasi lapangan desa. Itu bagian dari visi misi Batu SAE,” ujar Wali Kota Batu Nurochman, Kamis (20/08/2026).

Baca juga: Genjot Sport Tourism, Pemkot Batu Benahi Landing Zone Paralayang Gunung Banyak

Selain itu, Pemkot Batu kemudian berencana memberikan dukungan agar fasilitas yang sudah dibangun masyarakat tersebut dapat semakin optimal. Selain Torongrejo, desa yang disebut telah masuk dalam program optimalisasi antara lain Junrejo, Oro-Oro Ombo, dan Sidomulyo.

“Kayak kemarin di Torongrejo, walaupun lapangannya enggak ukuran standar, tapi mereka meng-create sendiri. Itu bisa membangunnya dan bagus,” katanya.

Baca juga: Pastikan Keterserapan Pasar, Pemkot Batu Wajibkan OPD Gunakan Produk UMKM Lokal

Nurochman menegaskan, bantuan akan diberikan berdasarkan tujuan yang jelas sehingga penggunaannya dapat dipertanggungjawabkan. Selain pembangunan fisik, Pemkot Batu juga menyiapkan penguatan hubungan kelembagaan dengan pemerintah desa. Lapangan desa dapat menjadi tempat berolahraga, berkegiatan bersama, sekaligus menjadi ruang untuk menemukan dan mengembangkan bibit-bibit atlet dari tingkat paling bawah. bt-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru