Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Pemkot Batu Tata Kawasan Jalan Bukit Berbunga Sidomulyo

surabayapagi.com
Area Jalan Bukit Berbunga Sidomulyo Kota Batu tengah diusulkan untuk penataan dan menyiapkan sentra terpadu khusus untuk tanaman hias. SP/BTU

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai langkah strategis untuk memperkuat potensi ekonomi kerakyatan di tingkat desa, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu terus mengembangkan kawasan menyasar koridor Jalan Bukit Berbunga, Desa Sidomulyo, Kecamatan Bumiaji, agar tidak sekadar menjadi jalur jual beli tanaman hias biasa. Sehingga, akan jauh lebih maksimal jika kawasan sentra bunga dikelola secara terintegrasi. 

Pasalnya, lingkungan yang rapi, bersih, dan ikonik dinilai menjadi magnet kuat untuk menarik animo kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara. Sehingga, untuk para pedagang yang menggunakan area trotoar sebagai panggung display jualan dinilai perlu disolusikan melalui penataan ulang.

Baca juga: Anggarkan Rp1 Miliar, Pemkot Batu Optimalisasikan Lapangan Olahraga per Desa

"Jalan Bukit Berbunga itu bisa dicarikan tempat di desa, disentralkan dengan lokasi yang tertata, terkelola, dan ikonik, tentu akan sangat menarik wisatawan. Sehingga, kalau itu diperlebar akan lebih nyaman dan ramah bagi pejalan kaki," ujar Wali Kota Batu Nurochman, Selasa (25/08/2026).

Baca juga: Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Daerah, Pemkot Batu Gencarkan PMK3I

Guna menghidupkan kawasan sentra bunga yang baru, Pemkot Batu menawarkan skema kolaborasi bersama destinasi wisata terdekat seperti Batu Love Garden (Baloga). Kawasan perdagangan nantinya bakal disinergikan dengan atraksi seni budaya lokal serta paket eduwisata hortikultura.

Baca juga: Genjot Sport Tourism, Pemkot Batu Benahi Landing Zone Paralayang Gunung Banyak

Lebih lanjut, Cak Nur memastikan bahwa seluruh proses sentralisasi pedagang dan revitalisasi kawasan Bukit Berbunga masih membutuhkan kajian teknis yang mendalam. "Yang penting kenyamanan pedagang lokal serta kemudahan aksesibilitas bagi kendaraan wisatawan akan menjadi pertimbangan utama sebelum kebijakan diterapkan," jelas dia. bt-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru