Pemkab Magetan Putar Arah, Kampus 5 Unesa Didorong ke Luar Pusat Kota

surabayapagi.com
Nanik Sumantri Bupati Magetan, saat berdialog bersama mahasiswa dan organisasi kepemudaan (OKP) di Pendopo Surya Graha Magetan. Dok. Diskominfo Kabupaten Magetan

SURABAYAPAGI.com, Magetan – Rencana pengembangan Kampus 5 Universitas Negeri Surabaya (Unesa) di Kabupaten Magetan kembali berubah arah. Setelah sebelumnya kawasan Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Magetan, serius diproyeksikan sebagai lokasi pengembangan kampus, kini Pemkab Magetan justru mendorong pembangunan dilakukan di luar pusat kota.

‎Perubahan sikap tersebut disampaikan Bupati Magetan Nanik Sumantri melalui siaran pers yang diterima media, Senin (31/8/2026).

Baca juga: Peternak di Magetan Siap ke DPR, Buntut Harga Telur Tak Kunjung Membaik

‎“Pemkab Magetan sangat terbatas terkait ketersediaan aset lahan, sehingga dengan berbagai pertimbangan terkait hibah aset menjadi hal yang perlu disikapi secara bijak, untuk memastikan tata kelola dan keberlanjutan dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan dapat terjamin dan berjalan dengan baik,” kata Nanik.

‎Pergeseran arah ini cukup menarik. Sebab, kawasan Kebonagung sebelumnya menjadi salah satu lokasi yang serius dibahas untuk pengembangan Kampus 5 Unesa.

‎Bahkan, konsep pengembangan kampus di kawasan tersebut telah masuk dalam pembahasan masterplan. Lahan eks tanah bengkok seluas sekitar 16,18 hektare yang terbagi dalam 13 bidang sertifikat sebelumnya diproyeksikan menjadi kawasan pengembangan baru Unesa.

‎Dukungan terhadap pengembangan Unesa di kawasan kota juga sempat disampaikan DPRD Magetan.

‎Sekretaris Komisi A DPRD Magetan Didik Haryono pada Juli lalu menyatakan secara prinsip mendukung pengembangan Unesa di pusat Kota Magetan. Namun, dukungan tersebut disertai catatan agar hibah aset daerah nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

‎Sinyal positif juga sempat datang dari Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro. Saat menghadiri kegiatan Unesa di Sarangan pada awal Agustus lalu, Suyatni mengisyaratkan Pemkab Magetan terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama dengan perguruan tinggi negeri tersebut.

‎Pemkab Magetan menegaskan tetap mendukung rencana pengembangan Unesa di Magetan. Namun, lokasi pengembangan kampus diharapkan tidak berada di pusat kota.

Baca juga: Harga Pisang Raja di Magetan Naik Imbas Permintaan Tinggi saat Peringatan Maulid Nabi

‎Pemkab menilai keberadaan kampus di luar pusat kota dapat menjadi pengungkit perekonomian sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di wilayah lain di Kabupaten Magetan.

‎“Pemkab Magetan tetap mendukung dan mengapresiasi rencana pengembangan Unesa di Magetan,” demikian sikap Pemkab yang disampaikan dalam siaran pers tersebut.

‎Dengan arah baru ini, masa depan rencana pengembangan Kampus 5 Unesa di Kebonagung pun kembali menjadi tanda tanya.

‎Pasalnya, pembahasan kawasan Kebonagung sebelumnya telah cukup jauh. Tidak hanya sebatas wacana, konsep pengembangan kampus bahkan telah dituangkan dalam masterplan dengan luasan lahan yang cukup besar.

Baca juga: Pane Melimpah Tapi Harga Tomat Anjlok, Petani di Magetan Hanya Dapat Rp1.500 per Kilogram

‎Meski demikian, Pemkab Magetan berharap perubahan arah lokasi tidak mengganggu kerja sama dengan Unesa.

‎Nanik berharap Magetan tetap menjadi bagian dari prioritas pengembangan Unesa. Hanya saja, pengembangan tersebut nantinya dapat dilakukan melalui skema dan alternatif lokasi yang berbeda.

‎“Terima kasih Unesa yang telah menempatkan Magetan dalam bingkai pengembangan dan mencetak SDM yang handal dalam sejarah Unesa,” ujar Nanik.

‎Di sisi lain, Pemkab Magetan juga berharap keberadaan Kampus 5 Unesa di Maospati terus mendapat dukungan. Kampus tersebut diharapkan dapat berkembang secara optimal dan menjadi salah satu pusat pendidikan tinggi yang semakin maju di Magetan. Waf

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru