SURABAYAPAGI.com, Jember - Di musim panen, sejumlah petani di wilayah Jember, Jawa Timur semakin untung mengingat harga komoditas jagung masih bertahan di level tertinggi. Kenaikan harga ini dipicu oleh tingginya permintaan dari pabrik pakan dan keterbatasan pasokan di tingkat petani.
Diketahui, untuk harga jagung pipilan kering saat ini mencapai Rp 6.400 per kilogram. Sementara untuk jagung glondong berada di kisaran Rp3.400 per kilogram.
Baca juga: Untuk Semua, Gus Fawait Luncurkan Program Jember Cinta Kesehatan
"Ini termasuk harga tinggi kalau dibandingkan periode panen tahun lalu," ujar Kuseno, petani jagung asal Karang Semanding, Kecamatan Balung, Senin (31/08/2026).
Baca juga: Ombudsman RI Dorong Homecare Jember Direplikasi di Seluruh Indonesia
Senada disampaikan pedagang jagung di Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Lehan. Ia menyebut harga jual jagung pipilan ke pengepul saat ini menembus Rp6.200 hingga Rp6.300 per kilogram. Untuk jagung glondong dipatok Rp3.200 hingga Rp3.300 per kilogram.
Sehingga, tingginya harga jagung menjadi angin segar bagi petani Jember. Dengan harga tersebut, margin keuntungan petani diprediksi naik dibanding tahun sebelumnya, meski di sisi lain beban peternak dan industri pakan juga ikut terdampak.
Sementara itu, pemerintah daerah bersama Dinas Pertanian setempat terus memantau fluktuasi harga agar stabilitas pasokan jagung di Jember tetap terjaga hingga akhir musim panen. jr-01/dsy
Editor : Redaksi