SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kota Pahlawan kini dipenuhi layang-layang tiga dimensi (3D) bertaraf internasional di tengah teriknya matahari. Festival layang-layang 3D tersebut diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, yang digelar di kawasan Pakuwon City, Surabaya.
Bahkan, sejumlah peserta dari tiga negara, yakni Malaysia, Swedia, dan Jepang, juga turut memeriahkan acara tersebut. Masyarakat pun juga terus memadati lokasi festival untuk menyaksikan beragam layang-layang berukuran raksasa dengan bentuk dan karakter unik menghiasi langit Surabaya.
Baca juga: Pemkot Surabaya Hadirkan Taman Prestasi, Wujudkan Rekreasi Murah dan Edukatif Anak
Beragam layang-layang 3D dengan bentuk kreatif menjadi daya tarik utama. Ukurannya yang besar serta desain berwarna-warni membuat pengunjung tak melewatkan kesempatan untuk mengabadikan momen menggunakan kamera ponsel. Meski cuaca cukup panas, pengunjung tetap bertahan di area festival.
Baca juga: Bikin Gaduh, Wali Kota Eri Ancam Tutup Klinik Buang Medis Suntik Sembarangan
Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan festival tahun ini berhasil menarik peserta dari mancanegara, termasuk Malaysia, Swedia, dan Jepang. Bahkan, peserta dari Denmark dan India direncanakan ikut bergabung dalam penyelenggaraan festival pada tahun depan.
Menurutnya, salah satu ciri khas festival layang-layang di Surabaya adalah kehadiran karakter tradisional Nusantara, khususnya tokoh wayang Punakawan. "Layang-layang ada bermacam-macam, tetapi yang menjadi ciri khas kita adalah Punokawan. Karakter seperti Semar dan Petruk ini tidak ada di negara lain. Ini adalah identitas budaya Indonesia yang akan terus kita tampilkan di kancah dunia," katanya, Senin (31/08/2026).
Baca juga: Pemkot Surabaya Sabet Tiga Penghargaan Tingkat Nasional dari Kemendagri dan Kemen PKP
Lebih lanjut, antusiasme masyarakat pada festival tahun ini juga mendorong Pemkot Surabaya dan panitia untuk menyiapkan penyelenggaraan yang lebih besar pada tahun depan. Bahkan, festival tersebut juga direncanakan masuk dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS). sb-03/dsy
Editor : Redaksi