Terapkan Konsep Eco Office, DLH Malang Siap Perkuat Budaya Peduli Lingkungan

surabayapagi.com
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang, menerapkan ekosistem kerja berbasis eco office. SP/MLG

SURABAYAPAGI.com, Malang - Guna membangun budaya kerja aparatur sipil negara yang lebih ramah dan peduli lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang, resmi menerapkan ekosistem kerja berbasis eco office yang dirancang sebagai perkantoran yang menerapkan prinsip ekologis secara menyeluruh. 

Pasalnya, kepedulian terhadap kelestarian lingkungan harus menjadi bagian dari aktivitas dan kebiasaan sehari-hari para pegawai, bukan sekadar tampilan fisik atau simbolis belaka. Dan salah satu fokus utama dari penerapan eco office ini adalah menekan volume emisi karbon yang dihasilkan dari rutinitas dan aktivitas perkantoran. 

“Konsep eco office tidak hanya diwujudkan melalui penataan fisik kantor, melainkan juga melalui perubahan perilaku dan budaya kerja para pegawai. Jadi tidak hanya tampilannya saja, tetapi dari budaya kerjanya pun sudah kita terapkan budaya yang peduli terhadap lingkungan,” terang Kepala DLH Kabupaten Malang, Ahmad Dzulfikar Nurrahman, Selasa (01/09/2026).

Untuk itu, DLH mendorong para pegawainya mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, menggalakkan skema berbagi kendaraan (carpooling) saat menuju lokasi tujuan yang sama, hingga memanfaatkan sepeda atau berjalan kaki jika memungkinkan.

Lanjut Dzulfikar, upaya pengurangan dampak terhadap lingkungan dijalankan melalui pengelolaan dan pemilahan sampah sesuai jenisnya dari sumber awal. Pihaknya juga menerapkan kebijakan efisiensi penggunaan kertas (paperless) serta pengurangan sampah plastik sekali pakai, salah satunya dengan mewajibkan seluruh pegawai membawa botol minum (tumbler) pribadi.

Konsep ini ditargetkan dapat direplikasi oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kantor-kantor pemerintahan lainnya di lingkungan Pemkab Malang, sehingga dampak pengurangan emisi dan sampah dapat tercapai dalam skala yang lebih masif. “Harapan kami dimulai dari sini, dan ini bisa juga diterapkan di seluruh kantor. Kalau seluruh kantor bisa menerapkan pengurangan emisi dan sampah, skala dampaknya bagi lingkungan akan jauh lebih besar,” pungkasnya. ml-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru