SURABAYAPAGI.com, Malang - Selama masa tanggap darurat bencana kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang terus menyalurkan bantuan air bersih ke warga untuk wilayah terdampak. Dan diketahui, total air bersih yang telah disalurkan mencapai 824.400 liter.
"Kami BPBD bersama sejumlah instansi terkait kembali mendistribusikan 64.800 liter air bersih menggunakan empat armada dengan 14 rit pengiriman," jelas Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, Selasa (01/09/2026).
Untuk distribusi dilakukan ke Desa Sumberagung dan Puskesmas Sitiarjo di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Desa Tumpakrejo di Kecamatan Gedangan, Desa Karangkates di Kecamatan Sumberpucung, serta Desa Sumberoto di Kecamatan Donomulyo. Dan kekeringan saat ini berdampak pada lima desa di empat kecamatan dengan jumlah warga terdampak sekitar 2.857 kepala keluarga atau 8.957 jiwa.
"Yaitu Desa Karangkates menjadi wilayah penerima distribusi air bersih terbesar dengan total 259.800 liter sejak awal penyaluran pada 8 Agustus 2026. Selanjutnya Desa Sumberagung menerima 170.000 liter, Desa Tumpakrejo 155.000 liter, Desa Kedungbanteng 75.000 liter, dan Desa Sumberoto 69.600 liter," bebernya.
Dalam pelaksanaan distribusi, BPBD melibatkan PMI Kabupaten Malang, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang, Perumda Tirta Kanjuruhan, PJT I Karangkates, perangkat desa setempat, puskesmas, serta unsur relawan. Selain itu, BPBD mengimbau masyarakat menggunakan air secara hemat dan segera melaporkan apabila terjadi kesulitan akses air bersih di wilayahnya. ml-02/dsy
Editor : Redaksi