SURABAYAPAGI.com, Madiun – Senam jurus Kampung Pesilat tak sekadar menjadi aktivitas olahraga bagi masyarakat Kabupaten Madiun. Pemerintah Kabupaten Madiun mulai mendorongnya sebagai bagian dari identitas daerah sekaligus sarana mengenalkan budaya lokal kepada masyarakat lebih luas.
Baca juga: Berada di Tanah dan Fasilitas Umum, Pemkab Tuban Proses Pembongkaran Tugu Silat
Hal itu terlihat dalam Lomba Senam Jurus Kampung Pesilat Tahun 2026 yang digelar Pemkab Madiun melalui Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) bersama Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Madiun di Pendopo Muda Graha, Selasa (8/9/2026).
Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi mengatakan lomba tersebut merupakan bentuk kecintaan serta kebanggaan terhadap kabupaten Madiun yang dikenal sebagai kampung pesilat.
"Ke depan, nanti diharapkan mampu memberikan kontribusi positif pada kemajuan pariwisata di Kabupaten Madiun. Menjadi duta-duta senam jurus Kampung Pesilat Indonesia di masing-masing organisasi dan wilayahnya," kata Purnomo.
Ia juga mengapresiasi seluruh organisasi wanita yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan kaum perempuan dapat menjadi kekuatan dalam mengenalkan senam Kampung Pesilat sekaligus memperkuat identitas Kabupaten Madiun.
Sementara itu, Kepala Disparpora Kabupaten Madiun Puji Rahmawati mengatakan, lomba tersebut diikuti sebanyak 85 peserta. Mereka berasal dari unsur DWP, Bhayangkari dan kecamatan.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut salah satunya bertujuan memperkenalkan sekaligus memasyarakatkan gerakan senam Kampung Pesilat. Selain itu, senam tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam berolahraga.
"Harapan kami, dengan terselenggaranya lomba ini akan lebih mengenal dan mencintai senam Kampung Pesilat yang menjadi senam khas Kabupaten Madiun," ujarnya. Waf
Baca juga: Tunas Muda Cup IV PSHW Madiun Jadi Panggung Lahirnya Pesilat Masa Depan
Editor : Redaksi