Masifkan Gerakan Pangan Murah, Pemkot Surabaya Gandeng KKMP-Poktan

surabayapagi.com
Kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar oleh Pemerintah Kota Surabaya. SP/Pemkot Surabaya

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna menggalakkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, menggandeng berbagai pihak mulai dari kelompok tani (poktan), pembudidaya ikan (Podakan), PD Rumah Potong Hewan (RPH), UMKM lokal, hingga Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) untuk meringankan beban ekonomi warga serta menjaga stabilitas harga bahan pokok di Balai RW 3 Jalan Sumberan, Kelurahan Balas Klumprik, Kecamatan Wiyung, Surabaya.

"Mulai bulan ini KKMP ikut aktif terlibat, tidak hanya di Kecamatan Wiyung tetapi juga di kecamatan lain. Kami berusaha mengenalkan produk-produk poktan dan UMKM lokal agar makin dikenal luas oleh masyarakat," Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya Nanik Sukristina, Kamis (10/09/2026).

Baca juga: Jaga Kenyamanan Ruang Publik, Pemkot Surabaya Tata Ulang Kawasan Kuliner Karang Menjangan

Lebih lanjut, Nanik menyampaikan bahwa program GPM dilaksanakan secara rutin setiap bulan dan berbarengan dengan pasar murah serentak di 31 kecamatan se-Kota Surabaya. "Harapannya masyarakat bisa mendapatkan barang dengan kualitas bagus dan harga yang terjangkau. Langkah ini juga menjadi upaya kita untuk menekan angka inflasi secara berkelanjutan," ujar Nanik.

Baca juga: Pemkot Surabaya Bantu Biaya Pendidikan 1.214 Mahasiswa

Dalam gelaran tersebut, sebanyak 17 penyedia turut berpartisipasi menghadirkan kebutuhan pokok hingga produk olahan berharga terjangkau, antara lain KKMP Kelurahan Balas Klumprik menyediakan 400 zak beras SPHP seharga Rp58.000 per sak dan 600 liter Minyakita seharga Rp15.500 per liter.

Selain itu, PT Surya Kreasi Pangan menjual 200 kg telur ayam ras seharga Rp23.500 per kilogram serta PT Kebon Agung yang menghadirkan 240 kilogram gula pasir seharga Rp17.000 per kilogram. Komoditas lain yang juga diserbu warga di antaranya produk PT Primafood International berupa daging ayam ras seharga Rp29.000 per ekor, telur ayam ras Rp24.000 per kilogram, dan aneka makanan beku.

Baca juga: Perkuat Konektivitas Antarkawasan, Pemkot Surabaya Kebut Pembangunan Jalan Wiyung-Menganti

Ada pula paket sayur dari Pasar Induk Surabaya Sidotopo yaitu, bawang merah, bawang putih kating, dan cabai rawit seharga Rp5.000 per pak, serta cabai merah besar Rp3.000 per pak hingga telur ayam dari Padat Karya Pemberdayaan Gamis seharga Rp13.000 per pak. Pihaknya berharap, melalui ketersediaan stok pangan murah dan keterlibatan pelaku usaha lokal ini dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau. sb-06/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru