SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Hari Palang Merah Indonesia (PMI) diperingati setiap 17 September. Tahun ini, peringatan tersebut bertepatan dengan HUT ke-81 dan mengusung tema "Peduli, Bergerak, Bersama".
Ketua PMI Mojokerto, sekaligus Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari, menyampaikan bahwa perjalanan PMI selama 81 tahun merupakan bukti panjangnya pengabdian organisasi kemanusiaan tersebut kepada masyarakat.
Baca juga: Kenali Potensi, Siapkan Karier: 650 ASN Kota Mojokerto Ikuti ProASN
“Selama 81 tahun merupakan perjalanan panjang bagi Palang Merah Indonesia telah berupaya hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan dan pertolongan kepada mereka yang membutuhkan, baik dalam situasi bencana, pelayanan donor darah, maupun berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan,” ujar Ning Ita.
Ia menegaskan, PMI harus terus meningkatkan kapasitas, memperkuat pelayanan, dan membangun kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, tema "Peduli, Bergerak, Bersama" harus dimaknai sebagai panggilan untuk terus melakukan aksi nyata.
“Peduli berarti memiliki kepekaan terhadap kesulitan dan kebutuhan orang lain. Bergerak berarti tidak berhenti pada rasa peduli, tetapi mewujudkannya dalam tindakan. Dan bersama berarti menyadari bahwa kerja kemanusiaan membutuhkan kebersamaan dan kolaborasi,” katanya.
Ning Ita juga mengajak seluruh jajaran PMI, relawan, dan masyarakat untuk membangun budaya kepedulian serta meningkatkan partisipasi dalam berbagai aksi kemanusiaan. Ia mendorong semakin banyak masyarakat untuk menjadi pendonor darah, relawan, dan bagian dari kegiatan sosial yang diselenggarakan PMI.
Selain itu, kerja sama antara PMI dan Pemkot Mojokerto, dunia usaha, dunia pendidikan, komunitas, media, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat.
Baca juga: Tangkap Keresahan Warga, Pemkot Mojokerto Buka Layanan Koreksi Data Desil
“Atas nama PMI Kota Mojokerto, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh relawan PMI. Saudara-saudara bekerja bukan karena mengejar imbalan, tetapi karena panggilan kemanusiaan,” ucapnya.
Kepada para pendonor darah, Ning Ita juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas kontribusi yang diberikan.
“Setiap tetes darah yang saudara berikan adalah harapan bagi mereka yang sedang berjuang untuk hidup. Jadikan donor darah sebagai bagian dari budaya kepedulian masyarakat,” kata Ning Ita.
Ia berharap peringatan HUT ke-81 PMI menjadi pemicu semangat untuk terus bergerak dengan kebersamaan yang semakin kuat.
Baca juga: Dukung Kebijakan Ning Ita, Plt Camat Kranggan Siap Aktifkan Siskamling dan Poskamling
“PMI Kota Mojokerto harus hadir ketika masyarakat membutuhkan, tanggap ketika bencana terjadi, dan senantiasa bekerja bersama masyarakat,” ujarnya.
Melalui momentum HUT ke-81 ini, PMI Kota Mojokerto berharap semangat solidaritas sosial di tengah masyarakat kian terpupuk. PMI diproyeksikan semakin adaptif dan tangguh menjawab tantangan zaman, demi terus menebar manfaat bagi sesama.
”Selamat ulang tahun ke-81 Palang Merah Indonesia. Mari kita terus bergerak bersama-sama untuk kemanusiaan,” pungkasnya. dwi
Editor : Redaksi