Parade Juang 2026, Dishub Surabaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan 14 Titik Kantong Parkir

surabayapagi.com
Kegiatan Parade Surabaya Juang 2025. SP/Pemkot Surabaya

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna mendukung kelancaran Parade Juang 2026 pada Minggu (01/11/2026), Dinas Perhubungan (dishub) Kota Surabaya menyiapkan rekayasa lalu lintas dan 14 titik kantong parkir yang dilakukan secara bertahap dengan melakukan penyaringan kendaraan atau filtrasi sejak pukul 13.30 WIB, sebelum penutupan penuh sejumlah ruas jalan pada pukul 14.30 WIB.

“Penutupan dilakukan bertahap. Mulai pukul 13.30 WIB kami lakukan filtrasi, kemudian pukul 14.30 WIB baru penutupan total di ruas yang dilalui parade,” jelas Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Dishub Kota Surabaya, M. Hanang Prasetyo Adi, Minggu (01/11/2026).

Baca juga: Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Peredaran Minuman Keras Tak Sesuai Perizinan

Lebih lanjut, adanya rekayasa lalu lintas mencakup sejumlah ruas di sepanjang rute parade mulai Tugu Pahlawan, Jalan Tembaan, kawasan Gemblongan dan Siola, Jalan Tunjungan, hingga Jalan Basuki Rahmat dan kawasan Balai Pemuda sebagai lokasi akhir kegiatan.

"Pembukaan jalan akan dilakukan secara bertahap setelah rombongan parade melintas, sehingga arus kendaraan tidak menumpuk di satu titik," ujarnya.

Baca juga: Berpotensi Picu Kemacetan, Pemkot Surabaya Segel 23 Unit Kios Tak Berizin

Untuk memudahkan masyarakat yang ingin menyaksikan parade, Dishub menyiapkan 14 kantong parkir yang tersebar di sekitar rute dan lokasi acara. Di antaranya Gedung Siola, eks Pasar Tunjungan, Jalan Embong Malang sisi utara, sejumlah ruas Jalan Gemblongan dan Genteng Kali, Jalan Praban, Jalan Genteng Besar, Jalan Kenari, halaman parkir Tugu Pahlawan, Jalan Bubutan, Jalan Kebun Rojo, Jalan Pasar Besar Wetan, serta Jalan Taman Apsari.

Sementara itu, masyarakat yang menuju kawasan Balai Pemuda dapat menggunakan kantong parkir di sekitar Taman Apsari. Pemkot Surabaya juga menyiagakan ambulans dan mobil pemadam kebakaran untuk mengantisipasi kondisi darurat selama kegiatan berlangsung.

Baca juga: Perkuat Sektor Wisata Lokal, Pemkot Surabaya Kembangkan Hutan Kota Jeruk

“Kami mengimbau masyarakat mengikuti pengaturan lalu lintas dan memarkir kendaraan di lokasi yang telah disediakan. Dengan begitu, parade bisa dinikmati dengan nyaman dan arus lalu lintas tetap lancar," katanya. sb-04/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru