Bank Indonesia Targetkan 45 Juta Pengguna Layanan QRIS Tahun Depan

surabayapagi.com
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Foto: Dok. Bank Indonesia.

SURABAYAPAGI.COM, Yogyakarta - Bank Indonesia (BI) menargetkan pengguna layanan quick response code Indonesian standard (QRIS) tembus 45 juta pada 2023. Jumlah tersebut bertambah 15 juta pengguna dibandingkan tahun 2022.

Untuk mencapai target itu, Gubernur BI Perry Warjiyo meminta dukungan dari para pemangku kepentingan, baik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun asosiasi jasa keuangan. Saat ini, QRIS yang diluncurkan sejak 2019 sudah digunakan oleh sekitar 30 juta pengguna.

Baca juga: Penyaluran Kredit Maret 2024, Tumbuh 11,8%

"Setelah kita berhasil 30 juta (pengguna) QRIS, tahun depan yuk AFTECH dan kawan-kawan lets do it, OJK, ASPI bersama 45 million at the minimum next year. Can we do that?" kata Perry saat Closing Ceremony 4th Indonesia Fintech Summit & Bulan Fintech Nasional 2022 di Yogyakarta, Senin (12/12/2022).

Perry mengatakan, QRIS merupakan penyatuan satu QR code dalam seluruh layanan pembayaran dan sistem keuangan. Pasalnya, sebelum QRIS hadir di 2019, terdapat banyak QR code yang digunakan dalam transaksi pembayaran.

Baca juga: Bank Indonesia Naikkan BI Rate Jadi 6,25 Persen

"Sebelum 2019 begitu banyak bahasa QR, QRnya bank ini, QRnya bank ini, QRnya bank ini, but since 2019 hanya satu bahasa QR adalah QRIS," ujarnya.

 Ia menyampaikan implementasi QRIS akan terus diperluas, baik dari jumlah pengguna maupun fitur dari QRIS sendiri. Pada Oktober 2022 sudah tercapai target 15 juta pengguna baru QRIS.

Baca juga: BI Sebut Dolar AS dan Emas, Aset Aman

Belum lama ini, BI meluncurkan fitur QRIS TTS, yaitu inovasi yang memudahkan pengguna untuk melakukan tarik dan setor tunai di merchant. Dengan fitur ini, pengguna dapat menerima uang tunai dari merchant dengan nominal yang sama dengan transaksi penarikan di rekening mereka. Mereka juga dapat menyetor sejumlah uang ke pedagang sebagai transaksi simpanan ke akun mereka.

Selain itu, BI juga mendorong perluasan penggunaan QRIS hingga ke luar negeri melalui program kerja sama crossborder payment dengan Thailand, Singapura, Malaysia, dan Filipina. yog

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru