Posko Saling Jaga di Jl Mawar, Semalam Sepi

surabayapagi.com
Koordinator GusDurian Peduli Yuska Harimurti saat menyerahkan bantuan penanganan COVID-19 di Posko Saling Jaga Surabaya, Minggu (22/8/2021), untuk terakhir kalinya.

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Posko Saling Jaga yang selama ini memberikan bantuan kepada warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah ditutup, menyusul jumlah warga isoman di Kota Surabaya beberapa hari terakhir ini terus menurun. Berdasarkan penelusuruan Surabayapagi Minggu (22/8/2021) malam, tak ada aktivitas di Jalan Mawar. Di sana tampak sepi.

Hal ini dibenarkan perwakilan GusDurian Peduli Yuska Harimurti di Surabaya, Minggu (22/8). Menurut Yuska, di hari Minggu (22/8), tepat hari ke-40 Posko Saling Jaga berkegiatan dari Jl. Mawar Surabaya untuk membantu penanganan dampak pendemi COVID-19 di Kota Surabaya.

Baca juga: Diduga Korsleting Listrik, Gudang Percetakan di Surabaya Terbakar

“Dan hari ini pula kami putuskan untuk menutup program bantu warga isoman yang kini hanya menyelesaikan beberapa orang saja, tidak ada pendaftaran baru,” katanya.

Selama 14 hari berkegiatan, Posko Saling Jaga membagikan sekitar 6.976 paket makanan dan sembako kepada warga di seluruh wilayah di Kota Surabaya.

Menurut dia, dengan berkurangnya jumlah warga isoman tersebut menunjukkan bahwa kondisi pandemi COVID-19 di Surabaya sudah berangsur membaik. “Jika dilihat indikasi rumah sakit mulai longgar, shelter isolasi mandiri juga kosong,” ujarnya.

Baca juga: Pembangunan Box Culvert Sebabkan Macet, Pemkot Surabaya Harap Warga Memahami Manfaat Jangka Panjang

Untuk itu, lanjut dia, program isoman selesai karena tinggal beberapa orang saja. Meski demikian, lanjut dia, posko tetap buka dengan berganti program sembako untuk warga terdampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Menurutnya, bantuan sembako dan kebutuhan sehari hari pasti juga menjadi masalah utama mereka saat ini. “Minggu pagi ini, kami membagi 100 paket beras untuk warga sekitar posko,” katanya

Baca juga: Eri Cahyadi - Armuji Daftarkan Diri ke PDI-P untuk Maju Jadi Bacawali-Bacawawali Surabaya

Sedang pihak-pihak yang terlibat meliputi Arek JogoBoyo, Buddhist Education Centre Surabaya, GEMA Indonesia, Good Morning Humanity, GUSDURian Surabaya, IRun (Indonesia Run Community), KIPAS (Perth-Australia), KPPI Surabaya, Ksatria Airlangga, Longevitology Surabaya, Metta School, Perhimpunan INTI Jawa Timur.

Selain itu, Perhimpunan Umat Tao Indonesia, Perkumpulan Marga Huang Jawa Timur, Roemah Bhinneka, RS. Ortopedi & Traumatology Surabaya, Sisters of Charity, Yayasan Bersama Indonesia Sehat, Yayasan Harapan Tama, Yayasan KhayMing. gaw

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru