Targetkan 170 UMKM Naik Kelas, Dinkop-UKM Blitar Gelontorkan Rp 1,2 M

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Produk-produk UMKM buatan dalam negeri UMKM di Kabupaten Blitar. SP/ BLT
Ilustrasi. Produk-produk UMKM buatan dalam negeri UMKM di Kabupaten Blitar. SP/ BLT

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop-UKM) Kabupaten Blitar bakal menggelontorkan Rp 1,2 miliar untuk ratusan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayahnya agar naik kelas dengan memberikan program pembinaan dan pendampingan pada tahun 2024.

"Tahun ini, kami menargetkan ada 170-an UMKM naik kelas. Kami mengalokasikan anggaran sekitar Rp 1,2 miliar untuk pembinaan dan pendampingan UMKM," Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Blitar, Sri Wahyuni, Minggu (05/05/2024).

Diketahui, target mereka adalah meningkatkan kelas status 170 UMKM di Kabupaten Blitar dalam tahun ini, merujuk pada peningkatan status usaha yang dicapai melalui upaya peningkatan kualitas produk, produktivitas, dan efisiensi operasional. 

Selain itu, pelaku UMKM juga fokus pada pengembangan strategi pemasaran dengan merek yang kuat serta perluasan pangsa pasar. Lalu, untuk pembinaan dan pendampingan UMKM naik kelas ini merata di tiap kecamatan.

Dari program pembinaan dan pendampingan tersebut, pertumbuhan UMKM di Kabupaten Blitar telah menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.

Lebih lanjut, pada tahun 2022, terdapat lebih dari 31.000 UMKM di Kabupaten Blitar, yang kemudian meningkat menjadi 34.675 UMKM pada akhir 2023. Mayoritas usaha UMKM di daerah ini bergerak dalam bidang makanan, minuman, dan kerajinan.

Bahkan, baru-baru ini, menurut Sri, tahun ini, juga banyak sekali pertumbuhan UMKM di wilayah Desa Karanggayam, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Pertumbuhan UMKM di Desa Karanggayam dampak dari acara pengajian rutin yang digelar Gus Iqdam. 

"Saat ini, kami terus melakukan pembinaan dan pendampingan. UMKM yang naik kelas akan kami masukkan ke dalam asosiasi agar terus mendapat pendampingan," jelas Sri. blt-01/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…