Kedatangan Jemaah Haji Trenggalek Diiringi Tangis Haru

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Seluruh jemaah haji asal Kabupaten Trenggalek yang tergabung dalam kloter 9 dan 10 Jawa Timur, tiba di kampung halaman, Minggu (10/9/2017) petang. Kedatangan jemaah haji disambut tangis haru dari para keluarga haji yang melakukan penjemputan di Pendapa Manggala Praja Nugraha, Trenggalek. Pada pemulangan haji kali ini, satu jemaah harus dievekuasi menggunakan kereta dorong karena mengalami kelelahan. Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Ali Mustofa saat menyambut jemaah haji mengatakan, dari total 627 jemaah, dua orang gagal menunaikan haji. Satu orang meninggal dunia dan satu mengalami sakit keras. "Untuk yang sakit dan meninggal dunia terjadi di asrama haji atau sebelum diberangkatkan ke tanah suci. Sedangkan untuk yang berangkat seluruhnya bisa pulang dengan selamat," terangnya. Masih Menurutnya, pada penjemputan haji ini pemerintah daerah tidak melakukan kegiatan seremonial, hal tersebut dilakukan, agar seluruh jemaah haji bisa langsung pulang dan bisa segera beristirahat di rumah masing-masing dan "Agar lebih cepat saja, apalagi pihak keluarga sudah banyak yang kangen setelah ditinggal 40 hari lebih," ujarnya. Sementara itu salah seorang haji asal Desa Sukorame, Kecamaan Gandusari, Makin Amin mengaku bersyukur karena bisa menjalankan rukun Islam kelima dengan lancar dan bisa kembali ke tanah air dengan selamat. Dijelaskan, selama menjalankan rangkaian ibadah, pihakhnya mengaku tidak menemukan kendala yang berarti. Hanya saja ketika berada di Madinah kondisi cuaca cukup panas, sehingga harus melakukan penyesuaian,” Tutur amin. Namun demikian, beberapa persoalan sempat terjadi di kloternya, dua orang jemaah hilang selama hampir satu pekan, hal tersebut terjadi saat jemaah tersebut hendak kembai ke maktab. "Sebetulnya itu mereka suami istri, pada saat di Mina, kemudian mau kembali ke maktab mereka tersesat. Tapi Alhamdulillah semua bisa ditemukan dengan selamat dan bisa ikut pulang," tandasnya. Har
Tag :

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…