Bangunan Liar di DAS Brebes Segera Rata dengan Tanah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Brebes - Sebanyak 1.229 bangunan liar yang berada di sepanjang kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, akan segera ditertibkan. Rencana penertiban tersebut diketahui usai Rapat Kordinasi (Rakor) instansi terkait di Ruang Rapat OR Setda Brebes, Senin, 11 September 2017. Jumlah bangunan liar yang ditertibkan berada di Kecamatan Bulakamba, ada 273 bangunan, Larangan 341 bangunan, Ketanggungan 102 bangunan, Kersana 30 bangunan, Jatibarang 139 bangunan, Brebes 114 bangunan, Tanjung 27 bangunan, Wanasari 101 bangunan, dan Kecamatan Songgom 102 bangunan, berdasarkan keterangan Agus Ashari selaku Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (PSDAPR) Kabupaten Brebes. Selain tidak mempunyai izin, bangunan tersebut rawan longsor serta menghambat aliran air yang ada di sekitar aliran irigasi yang ditempatinya. Sehingga perlu dilakukan penggusuran. Menurut Agus, dalam penertiban nanti, semua bangunan yang menempati sepanjang aliran sungai tidak mendapatkan ganti rugi. Untuk mengantisipasi kericuhan saat penertiban nanti, pihaknya telah bekerja sama dengan kepolisian, TNI serta kecamatan dan desa untuk menggelar sosialisasi terkait rencana penertiban tersebut. "Kita telah menggandeng desa, kecamatan, kepolisian dan TNI dalam menyosialisasikan rencana penertiban ini. Harapannya semuanya bisa berjalan dengan baik," ujar Agus. Khusus untuk wilayah Kecamatan Jatibarang, seluruh bangunan yang ada di sekitar daerah irigasi akan dipindahkan ke area Janegara. Dengan kata lain, pemerintah telah menyediakan tempat untuk menampung masyarakat miskin yang memiliki bangunan di area irigasi. "Nanti semua bangunan yang berada di sekitar daerah irigasi di Kecamatan Jatibarang, rencananya akan dipindahkan ke area sekitar dua hektare yang ada di Janegara," kata Agus. Anggaran Tembus Rp 200 Milliar Sementara itu, Perwakilan dari Balai Besar Wilayah sungai (BBWS) Semarang, Jawa Tengah, Agnes Yustika Rini mengungkapkan, pembersihan bangunan liar yang ada di sekitar sungai merupakan agenda rutin pihaknya. Diharapkan, akhir tahun 2017 ini, semua bangunan liar yang ada di Kabupaten Brebes di sekitar area sungai bisa ditertibkan. "Memang setiap tahunnya ada penertiban bangunan yang ada di sekitar sungai. Akhir tahun diharapkan penertiban tersebut bisa selesai," ucap Agnes. Ia menegaskan, jika pembersihan bangunan liar itu juga mendukung proyek pemerintah pusat melalui APBN untuk normalisasi sungai aliran irigasi dengan nilai lebih dari Rp 200 miliar. Menurut dia, sesuai target proyek normalisasi dan perbaikan saluran irigasi ini selesai hingga tiga tahun ke depan. "Karena multi years dan nantinya seluruh aliran Sungai Pemali yang bermuara dari Bendung Notog untuk kemudian dialirkan saluran Sungai Pemali di wilayah Brebes," Agnes memungkasi.
Tag :

Berita Terbaru

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Terus berkomitmen menjaga keamanan operasional perjalanan kereta api sekaligus keselamatan pengguna jalan pada perlintasan Rel…

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…