500 Sapi Ikuti Olimpiade Wagyu di Jepang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com Sendai - Lebih dari 500 ekor sapi di wilayah utara Jepang mengikuti 'Olimpiade Wagyu' untuk memenangi hadiah dan mendapat ketenaran sebagai daging 'wagyu' yang paling subur dan lezat. Kontes dilakukan selama enam hari yang berakhir pada Senin (11/9). Wagyu merupakan salah satu jenis daging sapi yang kian populer di kalangan penikmat kuliner di seluruh dunia. Kontes yang berakhir di prefektur Miyagi ini memperlihatkan peternak wagyu bersaing untuk mendapatkan ketenaran dalam kategori seperti sapi potong terbaik, banteng terbaik dan sapi paling subur. "Saya benar-benar tidak percaya, saya sangat bahagia," ujar Tadanao Sato, 69 tahun, yang mendapatkan sebuah piala dan posisi pertama karena memelihara Fumiayame, sapi yang meraih penghargaan tertinggi atas kecantikan dan kesuburannya yang tinggi. Kesuburan dinilai dari bentuk bahu sapi, kakinya kencang, dan "topline", atau permukaan yang rata pada bagian punggung. Kualitas daging sapi dinilai dari serat lemak dan kelembutan dagingnya. Permintaan wagyu di luar negeri telah meningkat sejak larangan impor lebih dari satu dekade akibat wabah penyakit sapi gila pada 2001. Pada 2016, daging sapi merupakan ekspor utama Jepang dalam kategori pertanian dan peternakan, menghasilkan 13,6 miliar yen atau sekitar 125 juta dolar AS. "Beberapa tahun terakhir ini, ledakan tren makanan Jepang, sebagaimana dengan pujian yang meluas untuk kualitas wagyu yang tinggi, telah menyebabkan permintaan luar negeri berkembang dengan cepat," ujar pejabat Federasi Koperasi Pertanian Nasional Toru Takano. "Kami sudah, dan akan mencoba sedikit demi sedikit, membuka pasar wagyu di luar negeri," tambahnya. Meskipun bibit ternak pemenang pada acara lima tahunan, seperti Fumiayame, pemenang divisi daging sapi langsung dipotong sehari setelah penjurian dan segera dibekukan dan dilelang di Olimpiade. Daging sapi yang paling mahal berharga 54.001 yen atau sekitar 498 dolar AS per kilo, dan yang paling murah seharga 3.241 yen. ch
Tag :

Berita Terbaru

Sapa Siswa Hari Pertama Masuk Sekolah, Bupati Lamongan Tekankan ke Lembaga Hindari Bullying

Sapa Siswa Hari Pertama Masuk Sekolah, Bupati Lamongan Tekankan ke Lembaga Hindari Bullying

Senin, 13 Jul 2026 15:24 WIB

Senin, 13 Jul 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Hari pertama masuk sekolah pada ajaran baru ini, Bupati Lamongan beserta istri dan jajarannya mengunjungi lembaga pendidikan dan…

Rangkaian Kegiatan MPLS, SMA Negeri 9 Surabaya Angkat Tema Ramah

Rangkaian Kegiatan MPLS, SMA Negeri 9 Surabaya Angkat Tema Ramah

Senin, 13 Jul 2026 15:19 WIB

Senin, 13 Jul 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kegiatan MPLS yang di adakan oleh SMA Negeri 9 Surabaya pada tahun ini mengusung Tema Ramah, yang dimana Tema ini di pilih karena…

Pelaksanaan MPLS, SDN Ketabang 1/288 Angkat Tema Sumber Gizi Generasi Berlian

Pelaksanaan MPLS, SDN Ketabang 1/288 Angkat Tema Sumber Gizi Generasi Berlian

Senin, 13 Jul 2026 15:17 WIB

Senin, 13 Jul 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Masa pengenalan lingkungan sekolah atau yang sering kita sebut dengan nama MPLS menjadi salah satu kegiatan yang banyak di…

Kapolres Gresik Tinjau Langsung Hari Pertama Sekolah, Pastikan Arus Lalu Lintas Aman dan Lancar

Kapolres Gresik Tinjau Langsung Hari Pertama Sekolah, Pastikan Arus Lalu Lintas Aman dan Lancar

Senin, 13 Jul 2026 15:16 WIB

Senin, 13 Jul 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Hari pertama kegiatan belajar mengajar usai libur panjang selalu diwarnai meningkatnya mobilitas masyarakat, terutama di sekitar k…

Peternak Telur Puyuh Meringis, Harga Merosot hingga Rp18 Ribu per Kilogram

Peternak Telur Puyuh Meringis, Harga Merosot hingga Rp18 Ribu per Kilogram

Senin, 13 Jul 2026 14:49 WIB

Senin, 13 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Belakangan ini, sejumlah peternak telur puyuh di Bumi Kanjuruhan, Malang meringis melihat harga komoditas tersebut merosot hingga Rp…

Antisipasi Kebakaran TPA Supit Urang, DLH Kota Malang Manfaatkan Limbah Susu

Antisipasi Kebakaran TPA Supit Urang, DLH Kota Malang Manfaatkan Limbah Susu

Senin, 13 Jul 2026 14:38 WIB

Senin, 13 Jul 2026 14:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai langkah antisipasi yang perlu dilakukan karena beberapa tahun lalu terbukti pernah terjadi kebakaran di TPA yang ada di…