Israel Dukung Kurdi Merdeka dari Irak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Tel Aviv - Pemerintah Daerah Kurdistan pemerintahan semi otonom di Irak utara bermaksud untuk mengadakan referendum kemerdekaan pada tanggal 25 September 2017. Negara-negara yang tergabung dalam Liga Arab telah meminta Kurdi untuk membatalkan rencana referendum. Israel menyatakan dukungannya kepada Kurdi untuk merdeka setidaknya dari Irak. Tel Aviv mengakui mempunyai kepentingan besar dalam pembentukan negara Kurdistan. Dukungan itu disampaikan Menteri Kehakiman Israel Ayelet Shaked dalam sebuah konferensi kontra-terorisme internasional pada hari Senin. Shaked dalam konferensi tersebut menjadi pembicara utama di mana Sebastian Gorka, penasihat terguling Presiden Donald Trump, juga diundang sebagai pembicara. “Israel dan negara-negara Barat memiliki kepentingan besar dalam pembentukan negara Kurdistan,” kata Shaked, dalam naskah sambutannya, tanpa menjelaskan kepentingan besar yang dimaksud. ”Saya pikir sudah waktunya bagi AS untuk mendukung prosesnya,” lanjut Shaked, seperti dikutip dari Haaretz. Pemerintah AS, bersama dengan Rusia, Turki, Iran, Irak dan Suriah, telah menentang referendum kemerdekaan Kurdi. Alasannya, bisa mengguncang wilayah Timur Tengah. Menteri Pertahanan AS James Norman Mattis ketika berada di Ibu Kota Kurdi, Erbil, dua minggu yang lalu, mendesak Presiden KRG (Kurdistan Regional Government) Masoud Barzani untuk menunda referendum tersebut. Sebelum Shkaed, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga telah menyatakan dukungannya untuk menciptakan negara Kurdi. Berbicara kepada sebuah delegasi dari 33 anggota Kongres AS bulan lalu, Netanyahu mengatakan bahwa dia memiliki sikap positif tentang kemerdekaan Kurdi di beberapa wilayah di Irak. Tiga tahun lalu, PM Netanyahu juga menyatakan dukungannya untuk kemerdekaan Kurdi di Irak utara. "Kami perlu mendukung aspirasi Kurdi untuk kemerdekaan. Mereka berhak mendapatkannya,” kata Netanyahu dalam sebuah pidato di Institut Studi Keamanan Nasional Universitas Tel Aviv. Suku Kurdi, yang tinggal di Suriah, Irak, Turki, Iran dan Yordania, adalah salah satu etnis minoritas di Timur Tengah. Di Turki, kelompok Kurdi bahkan dianggap sebagai kelompok teroris dan terus diperangi pasukan Ankara. 03
Tag :

Berita Terbaru

MPLS Sekolah Rakyat di Jombang Diundur Imbas Gedung Belum Rampung

MPLS Sekolah Rakyat di Jombang Diundur Imbas Gedung Belum Rampung

Senin, 13 Jul 2026 15:28 WIB

Senin, 13 Jul 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Melihat fenomena kegiatan awal masuknya Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa, justru berbeda dengan…

Sapa Siswa Hari Pertama Masuk Sekolah, Bupati Lamongan Tekankan ke Lembaga Hindari Bullying

Sapa Siswa Hari Pertama Masuk Sekolah, Bupati Lamongan Tekankan ke Lembaga Hindari Bullying

Senin, 13 Jul 2026 15:24 WIB

Senin, 13 Jul 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Hari pertama masuk sekolah pada ajaran baru ini, Bupati Lamongan beserta istri dan jajarannya mengunjungi lembaga pendidikan dan…

Rangkaian Kegiatan MPLS, SMA Negeri 9 Surabaya Angkat Tema Ramah

Rangkaian Kegiatan MPLS, SMA Negeri 9 Surabaya Angkat Tema Ramah

Senin, 13 Jul 2026 15:19 WIB

Senin, 13 Jul 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kegiatan MPLS yang di adakan oleh SMA Negeri 9 Surabaya pada tahun ini mengusung Tema Ramah, yang dimana Tema ini di pilih karena…

Pelaksanaan MPLS, SDN Ketabang 1/288 Angkat Tema Sumber Gizi Generasi Berlian

Pelaksanaan MPLS, SDN Ketabang 1/288 Angkat Tema Sumber Gizi Generasi Berlian

Senin, 13 Jul 2026 15:17 WIB

Senin, 13 Jul 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Masa pengenalan lingkungan sekolah atau yang sering kita sebut dengan nama MPLS menjadi salah satu kegiatan yang banyak di…

Kapolres Gresik Tinjau Langsung Hari Pertama Sekolah, Pastikan Arus Lalu Lintas Aman dan Lancar

Kapolres Gresik Tinjau Langsung Hari Pertama Sekolah, Pastikan Arus Lalu Lintas Aman dan Lancar

Senin, 13 Jul 2026 15:16 WIB

Senin, 13 Jul 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Hari pertama kegiatan belajar mengajar usai libur panjang selalu diwarnai meningkatnya mobilitas masyarakat, terutama di sekitar k…

Peternak Telur Puyuh Meringis, Harga Merosot hingga Rp18 Ribu per Kilogram

Peternak Telur Puyuh Meringis, Harga Merosot hingga Rp18 Ribu per Kilogram

Senin, 13 Jul 2026 14:49 WIB

Senin, 13 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Belakangan ini, sejumlah peternak telur puyuh di Bumi Kanjuruhan, Malang meringis melihat harga komoditas tersebut merosot hingga Rp…