Topi Lambang Palu Arit Ikut Dimusnahkan Bea Cukai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Kediri - Sejumlah barang terlarang maupun berbahaya dimusnahkan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai Kediri, Kamis (14/09/2017). Selain memusnahkan barang berbahaya topi berlambang palu arit juga ikut dimusnahkan. Pemusnahan ini merupakan pengungkapan selama kurun waktu di tahun 2016. Setidaknya, barang-barang yang dimusnahkan merupakan hasil penindakan, perihal tugas pokok dan fungsi instulitusi Bea dan Cukai. Dimana, sebagian barang sitaan juga hasil kiriman dari luar negeri yang diamankan melalui Kantor Pos. Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Kediri, Turanto Sih Wardoyo mengatakan, pelaksanaan pemusnahan sesuai Surat Persetujuan nomor S-69/MKM.06/WKN.10/KNL.03/2017, tertanggal 5 September 2017. "Pemusnahan ini setelah melalu serangkaian tahapan dan perijinan," katanya. Menurutnya, ada total barang sitaan senilai Rp 149.782.252,-. Adapun, jumlah ini meliputi berbagai macam barang, seperti sextoys berbagai merk dan bentuk 52 unit. Lalu, handphone 6 unit serta Airsoftgun ditambah spare part 1 unit serta topi berlambang paku arit. "Barang barang ini tergolong barang terlarang dan barang berbahaya. Serta ada barang cepat busuk," jelasnya. Diketahui, diantara barang yang dimusnahkan Bea dan Cukai Kediri, sejumlah barang tersebut masih di dominasi barang hasil tembakau diantaranya rokok tanpa pita cukai. Untuk rokok sigaret kretek tangan dan sigaret kretek mesin sebanyak 179.192 batang. Can
Tag :

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…