169 Desa Alami Kekeringan di Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Timur mencatat sudah ada 169 desa di wilayahnya yang terdampak kekeringan dan krisis air bersih selama kemarau tahun ini. "Jumlah itu berdasar laporan yang kami terima dari jajaran BPBD kabupaten/kota se-Jatim," kata Kepala BPBD Jatim Sudarmawan di Tulungagung, Jumat (15/9). Jumlah desa yang terdampak kekeringan itu masih dimungkinkan terus bertambah. Berdasar pemetaan daerah serta data bencana tahun-tahun sebelumnya, 422 desa rawan krisi air bersih. Untuk mengantisipasi, lanjut Sudarmawan, BPBD Jatim terus bersinergi dengan BPBD tingkat kabupaten/kota. "Seperti tahun-tahun sebelumnya, sudah mengantisipasi bencana kekeringan di di daerah-daerah dengan memberikan subsidi untuk penyediaan air bersih bagi desa-desa terdampak," katanya. Selain itu, Sudarmawan mengatakan BPBD Jatim bersama jajaran BPBD kabupaten/kota mempersiapkan perencanaan penanggulangan jangka menengah dan panjang. Di antaranya, kata dia, adalah dengan mengembangkan pembangunan sumur bor, embung membran maupun embung konvensional di daerah yang rawan mengalami kekeringan. Sudarmawan menyatakan puncak musim kemarau masih akan terjadi hingga akhir September 2017, sehingga potensi kekeringan bisa terus bertambah. Sedangkan mulai awal Oktober, informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), memprediksi sudah mulai turun hujan. "Wilayah Jatim bagian selatan memasuki Oktober diperkirakan curah hujan mulai dari 0 hingga 400 milimeter, lalu November sebagian besar sudah masuk pada musim hujan," katanya. Sementara itu di Tulungagung, BPBD setempat menyatakan 19 desa dari enam kecamatan di wilayah ini berpotensi mengalami bencana kekeringan atau krisis air bersih. Kendati hingga saat ini baru satu desa di Kecamatan Besuki yang mengajukan permintaan pasokan (dropping) air bersih, Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung Soeroto memastikan pihaknya tetap bersiaga penuh menghadapi potensi bencana kekeringan di wilayahnya. Salah satunya adalah dengan menyiapkan satu unit truk tangki air untuk operasional. Selain itu, Suroto mengaku juga telah berkoordinasi dengan PDAM serta perusahaan air minum Tirta Kencana untuk membantu armada dan penyediaan air bersih jika sewaktu-waktu ada lonjakan permintaan. "Permintaan resmi baru datang dari Desa Besuki di Kecamatan Besuki. Di sana informasinya ada puluhan KK di dua dusun yang kesulitan air bersih akibat penurunan debit pada sumber air yang digunakan secara bersamaan, sehingga penyaluran harus bergilir," katanya. ara
Tag :

Berita Terbaru

KCB Jatim Laporkan Dugaan Pungli di DLH, Siap Bongkar Nama Pejabat dan Swasta Terlibat

KCB Jatim Laporkan Dugaan Pungli di DLH, Siap Bongkar Nama Pejabat dan Swasta Terlibat

Jumat, 15 Mei 2026 19:13 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 19:13 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Koordinator Komunitas Cinta Bangsa (KCB) Jawa Timur, Holik Ferdiansyah, menyatakan akan mengungkap nama-nama pejabat serta pihak s…

Bayi Laki-laki Dibuang di Ring Road Kota Madiun, Ditemukan Dalam Tas Kertas Coklat 

Bayi Laki-laki Dibuang di Ring Road Kota Madiun, Ditemukan Dalam Tas Kertas Coklat 

Jumat, 15 Mei 2026 12:55 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 12:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Warga di kawasan Ring Road Kota Madiun digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga sengaja dibuang di tepi jalan, …

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong budaya…

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Fenomena sungai menghitam dan penumpukan sampah plastik masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Ponorogo. Merespons hal tersebut,…

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Proyek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Proyek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun -Pengusaha event organizer (EO) Matahari Pink Inspiration (MPI), Faizal Rachman, diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ter…

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, JAKARTA — Polemik lama antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Praktisi hukum Ghufron menegaskan p…