China segera Kena Sanksi AS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Washington - China telah diberi tahu harus siap menerima konsekuensi dari Amerika Serikat (AS) jika tidak mematuhi sanksi baru PBB terhadap Korea Utara (Korut). Hal itu dikatakan oleh Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin. "Jika China tidak mematuhi sanksi ini, kami akan memberikan sanksi tambahan terhadap mereka dan mencegah mereka mengakses sistem dolar AS dan internasional, dan itu sangat berarti," kata Mnuchin, menambahkan bahwa perang ekonomi akan berhasil seperti dikutip dari Independent, Jumat (15/9/2017). Duta besar AS untuk PBB, Nikki Haley, awal pekan ini mengajukan sanksi baru terhadap Korut yang dengan suara bulat diterima oleh anggota Dewan Keamanan PBB. Haley menyebut hal itu sebagai sebuah kemenangan dan menghargai hubungan Presiden AS Donald Trump dengan rekannya dari China, Xi Jinping, sebagai alasan mengapa 15 anggota dewan tersebut dapat menyetujui hukuman yang lebih berat. "Kami tidak senang menguatkan sanksi hari ini. Kami tidak mencari perang," kata Haley. "Rezim Korea Utara belum melewati titik tidak bisa kembali. Jika Korea Utara terus menempuh jalan yang berbahaya, kami akan melanjutkan tekanan lebih lanjut. Pilihannya adalah milik mereka," tambahnya. Dalam sambutannya, Duta Besar China untuk PBB Liu Jieyi memperingatkan AS terhadap upaya perubahan rezim dan penggunaan kekuatan militer. "China akan terus melakukan dialog," katanya. Sedangkan Duta Besar Korut untuk PBB, Han Tae-song mengatakan dalam sebuah konferensi di Jenewa: "Tindakan yang akan dilakukan oleh Korut akan membuat AS menderita rasa sakit terbesar yang pernah ada dalam sejarahnya." Sanksi yang disetujui oleh Dewan Keamanan PBB pada Agustus diperkirakan telah memangkas pendapatan ekspor tahunan Korut sebesar $ 3 miliar.was
Tag :

Berita Terbaru

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Ika Indah Rahmawati (41), terdakwa kasus …

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto resmi memangkas jam kerja aparatur sipil negara (ASN) selama bulan suci Ramadhan tahun…

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i ingin sikap saling menghormati juga timbul dari orang yang berpuasa. Dia…

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan koper berisi uang Rp5 miliar terkait kasus dugaan korupsi importasi yang menjerat…

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penyanyi Nia Daniaty yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-61, berurusan dengan Pengadilan. Saat itu ia rayakan secara…

BNN Tegaskan Vape Bukan Alat Bantu Berhenti Merokok

BNN Tegaskan Vape Bukan Alat Bantu Berhenti Merokok

Rabu, 18 Feb 2026 18:34 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto menegaskan, bahwa rokok elektronik atau biasa disebut vape, tidak serta merta sebagai alat b…