Kalijodo Bangun Patung Menembus Batas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Di Kalijodo sebentar lagi akan terpasang public art bernama Patung Menembus Batas yang akan dipasang di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). Komponennya berasal dari empat pecahan tembok Berlin dan lempengan baja yang dibentuk menyerupai figur manusia. Empat pecahan tembok tersebut ditempatkan berjajar dan menyisakan sedikit rongga-rongga. Di atas tembok Berlin, terdapat "manusia baja" yang seolah mencoba melompati. "Ini tentang bagaimana manusia baja bisa menembus dinding penyekat," ujar Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di RPTRA Kalijodo, Selasa (26/9/2017). Penyusunan karya seni itu, kata Djarot, tidak jauh berbeda dengan kisah runtuhnya tembok Berlin, yang sebelumnya memisahkan warga Jerman Barat dan Timur. Namun, tembok tebal tersebut akhirnya roboh karena keinginan kuat warga di sana untuk bersatu. Djarot mengatakan keinginan kuat untuk damai dan bersatu bisa merobohkan sekat-sekat yang tebal itu. Djarot pun menyinggung mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dengan kisah penertiban Kalijodo. Apa yang dilakukan dia dan Ahok di sana adalah untuk mengubah daerah yang penuh maksiat menjadi bermanfaat. Djarot sangat senang ada karya seni berbahan tembok Berlin dan manusia-manusia baja yang makin mempercantik Kalijodo saat ini. "Ini yang selalu diperjuangkan Pak Ahok ketika berdiskusi bagaimana kita menertibkan Kalijodo ini," ujar Djarot. Seniman sekaligus pembuat Patung Menembus Batas, Respati Teguh Santoro Ostenrik, mengibaratkan tembok Berlin seperti benteng yang menghambat persatuan. Tembok Berlin imajiner memisahkan masyarakat yang berasal dari daerah berbeda di Indonesia. Tembok pemisah itu, kata dia, harus ditembus. "Sejak itu memang saya sudah punya konsep bahwa tembok Berlin itu ada di mana-mana, antara saya yang orang Solo dengan orang Yogyakarta juga ada tembok Berlin dan itu harus ditembusin. Nembus-nya bukan dengan kekerasan, tapi dengan pendekatan kebudayaan, saling pengertian," ujar Teguh. Teguh mengungkapkan makna pelat baja yang dibentuk figur manusia bermakna semangat manusia. "Pelat besi baja yang tebalnya 2,5 meter itu untuk representasi semangat manusia yang ingin mencari kebebasan, ingin menembusi batas-batas yang mengekang," kata Teguh. Teguh bersedia meletakkan pecahan tembok Berlin koleksinya di Kalijodo karena tempat itu kini menjadi ruang publik yang bermanfaaf bagi masyarakat. Selama RPTRA Kalijodo dimanfaatkan untuk masyarakat, Teguh rela meletakkan pecahan tembok Berlin-nya di sana. "Selama Kalijodo diperuntukkan untuk umum, saya pinjamkan patung ini kepada DKI Jakarta," kata Teguh.
Tag :

Berita Terbaru

Bakal Jadi Destinasi Wisata, Progres Revitalisasi Pasar Banyuwangi Capai 95 Persen

Bakal Jadi Destinasi Wisata, Progres Revitalisasi Pasar Banyuwangi Capai 95 Persen

Jumat, 17 Apr 2026 14:46 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 14:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Saat ini progres revitalisasi Pasar Banyuwangi telah mencapai sekitar 95 persen dan saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Dukung Efisiensi Pusat, Pemkab Trenggalek Terapkan Kebijakan WFH Dialokasikan ke Infrastruktur Jalan

Dukung Efisiensi Pusat, Pemkab Trenggalek Terapkan Kebijakan WFH Dialokasikan ke Infrastruktur Jalan

Jumat, 17 Apr 2026 14:34 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 14:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menindaklanjuti kebijakan efisiensi dari Pemerintah Pusat, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek juga turut serta…

AIM ASEAN Roadshow di Surabaya, Tiar Karbala Dorong Pemanfaatan AI untuk Tingkatkan Produktivitas Usaha

AIM ASEAN Roadshow di Surabaya, Tiar Karbala Dorong Pemanfaatan AI untuk Tingkatkan Produktivitas Usaha

Jumat, 17 Apr 2026 14:00 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 14:00 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, mendorong percepatan transformasi digital pelaku usaha m…

Musim Haji 2026, Tenaga Kesehatan Kota Malang Optimalkan Pelayanan CJH Selama di Tanah Suci

Musim Haji 2026, Tenaga Kesehatan Kota Malang Optimalkan Pelayanan CJH Selama di Tanah Suci

Jumat, 17 Apr 2026 13:11 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 13:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menjelang musim haji 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Tenaga Kesehatan Haji Kloter asal Kota Malang, memastikan telah…

Demi Jaga Stabilkan HET, Satgas Pangan Pasuruan Distribusikan 9,6 Ton MinyaKita ke Pedagang

Demi Jaga Stabilkan HET, Satgas Pangan Pasuruan Distribusikan 9,6 Ton MinyaKita ke Pedagang

Jumat, 17 Apr 2026 13:01 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 13:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Demi menjaga keterbatasan stok dan menstabilkan harga minyak MinyaKita, kini Satgas Pangan Pasuruan mendistribusikan 9.600 liter…

Agar Lebih Fokus Belajar, SRMP Larang Siswa Bawa Gawai ke Asrama dan Sekolah

Agar Lebih Fokus Belajar, SRMP Larang Siswa Bawa Gawai ke Asrama dan Sekolah

Jumat, 17 Apr 2026 12:49 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 12:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Guna agar para siswa lebih fokus untuk belajar, Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) Pamekasan, Jawa Timur melarang semua siswa…